Setelah lulus SMA, ia kuliah di community college dan bekerja di restoran Meksiko serta menjalankan toko eBay. Kemudian, ia tiba-tiba berada di penjara.

Dua agen Perkins menarget Zapata setelah seorang remaja menuduhnya terlibat pembunuhan 2014. Remaja itu kemudian mengaku bahwa pernyataannya tidak benar.

Zapata berulang kali menyangkal, tetapi saat diancam, ia mengatakan apa yang ingin didengar agen. Ia mengaku tidak pernah secara langsung mengakui pembunuhan.

Hakim menetapkan jaminan $1 juta. Butuh delapan tahun hingga kasusnya disidangkan.

Jaksa menyebut pernyataannya kepada agen sebagai pengakuan. Juri setuju, dan ia dihukum 25 tahun seumur hidup pada Januari 2024.

>>> Protes Warnai Sidang Pete Hegseth soal Perang Iran

Pada awal tahun ini, Pengadilan Banding California membatalkan vonis Zapata karena pelanggaran hak selama operasi Perkins. Putusan ini bisa berdampak luas pada kasus serupa.

Setidaknya 10 kasus Perkins kini menunggu keputusan Mahkamah Agung California. Empat terdakwa adalah Hispanik, empat kulit hitam, dan dua kulit putih.

Yang termuda berusia 18 tahun saat operasi.

Banyak kasus berpusat pada isu serupa: terdakwa mengaku dipaksa melepaskan hak Miranda, atau dipaksa membuat pernyataan setelah berulang kali menggunakan hak tersebut.

Pada 2019, Mahkamah Agung California menolak meninjau kasus Kern County. Namun, Hakim Goodwin Liu mengecam praktik polisi yang dianggap mengecoh hak Miranda.

Operasi Perkins biasanya dilakukan setelah penangkapan dan sebelum dakwaan. Setelah dakwaan, hak Amandemen Keenam berlaku dan tersangka tidak bisa diinterogasi tanpa pengacara.

Putusan Mahkamah Agung AS tahun 1990 menyatakan pernyataan dalam operasi Perkins bersifat sukarela, sehingga Miranda tidak berlaku. Hal ini menciptakan celah hukum.

Alexandra Natapoff dari Harvard Law School mengatakan celah ini dimanfaatkan polisi untuk mendapatkan pengakuan tanpa tekanan interogasi formal.