Sebelumnya, masyarakat bisa mengeluarkan biaya sekitar Rp150 ribu untuk mengurus dokumen dan mendaftar bantuan. Kini proses tersebut dapat dilakukan secara gratis.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Menteri Sosial Gus Ipul mengatakan Kemensos tengah menyelesaikan verifikasi data bersama pemerintah daerah. "Hari ini proses verifikasi data terus berjalan.

Mudah-mudahan dalam satu bulan ke depan seluruh proses penyambungan data dapat diselesaikan," ujarnya.

Gus Ipul menjelaskan, ada penerima yang tidak lagi memenuhi syarat dan penerima baru yang masuk. Semua sedang dikonsolidasikan agar data semakin stabil.

Kemensos juga melakukan simulasi penyaluran bansos melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai alternatif kanal distribusi. Selama ini penyaluran dilakukan melalui Himbara dan PT Pos Indonesia.

"Ke depan dimungkinkan penyalur membuka layanan di koperasi sehingga penerima manfaat dapat mengambil bantuan di sana," kata Gus Ipul.

Ia menambahkan, kemungkinan bansos dapat dibelanjakan langsung di koperasi untuk menggerakkan perekonomian desa.

>>> DPR Kebut RUU Perampasan Aset, Bahas Saat Reses

Proses pemutakhiran data penerima bantuan akan dilakukan secara berkala agar bansos semakin tepat sasaran.