Chairman CT Corp sekaligus pemilik Transmedia, Chairul Tanjung (CT), menyatakan dukungan terhadap rencana pemerintah yang akan mengatur royalti bagi karya jurnalistik dalam Rancangan Undang-Undang Hak Cipta.

Pernyataan itu disampaikan saat CT bertemu dengan Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas di kantor Kemenkum pada Selasa (21/7).

>>> Sabar/Reza Belum Puas Usai Eliminasi Duet Baru Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai

Dalam pertemuan tersebut, CT didampingi oleh pimpinan redaksi CNN Indonesia, CNBC Indonesia, dan Detik.

"Tentu kita menyambut baik inisiatif dengan diterbitkannya Undang-Undang Hak Cipta Karya Jurnalistik. Ini sangat membantu hubungan kita dengan digital platform yang ada," ujar CT.

Pemerintah Apresiasi Masukan Transmedia

Menkum Supratman Andi Agtas mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan pandangan yang disampaikan CT terkait rencana royalti untuk karya jurnalistik.

"Saya berterima kasih karena Pak Chairul Tanjung dari Transmedia bisa hadir untuk kita minta pandangan terkait pembahasan Undang-Undang Hak Cipta, di mana karya jurnalistik akan masuk dalam rezim hak cipta," kata Supratman.

Ia berharap undang-undang tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih baik bagi industri media melalui kompensasi dari platform digital.

"Masukan dari Pak CT akan menjadi bagian yang kami pertimbangkan dalam pembentukan regulasi bersama Dirjen KI," tuturnya.

>>> Shia LaBeouf Tinggalkan New Orleans Usai Diteror Stalker, Bertemu Kekasih di LAX

Supratman menegaskan komitmen pemerintah memberikan perlindungan maksimum kepada media dan jurnalis.

Sebelumnya, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas telah menyampaikan komitmen Indonesia mendorong perbaikan tata kelola royalti bagi industri musik dan karya jurnalistik di Sidang Majelis Umum WIPO di Jenewa, Swiss, pada Minggu (6/7).

Dalam Dialog Tingkat Menteri WIPO, Supratman menyatakan pihaknya terus mengawal proposal perbaikan tata kelola royalti yang telah dibahas sejak Sidang SCCR pada Desember 2025.

Indonesia juga membahas soal karya jurnalistik, termasuk mekanisme kompensasi yang adil bagi media di tengah perkembangan AI.

Supratman menekankan pentingnya pembahasan remunerasi karya jurnalistik seiring meningkatnya penggunaan konten berita oleh platform digital dan teknologi AI.

>>> Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea

"Indonesia menyambut baik proses konsultasi di UNESCO atas rancangan Guidance on Fair Compensation for News, yang kami pandang saling memperkuat dengan dialog berbasis hak cipta di WIPO," katanya.