>>> Reaksi Awal Trailer Avengers: Doomsday Terbelah soal Suara Doctor Doom Robert Downey Jr.

“Pendekatan ganda ini sangat membantu proses belajar saya,” jelasnya.

Dalam salah satu mata kuliah, Kenny menulis policy paper mengenai Indonesia International Student Mobility Awards (IISMA) dengan dukungan dosen yang kolaboratif dan responsif.

Pelajaran Berharga di Luar Kelas

Adaptasi dengan kehidupan di Kraków ternyata lebih mudah dari bayangannya. “Pada hari ketiga, saya sudah merasa Kraków seperti rumah sendiri,” ujarnya.

Ia belajar memahami perbedaan budaya. Masyarakat Polandia yang cenderung pendiam dan tertutup, menurut Kenny, bukan berarti tidak ramah.

“Saya belajar untuk tidak mengartikan sikap netral sebagai sesuatu yang dingin. Itu hanyalah bentuk ekspresi sosial yang berbeda,” tukasnya.

Melalui interaksi dengan mahasiswa Polandia dan sesama peserta Erasmus, ia menyadari bahwa cara berkomunikasi dan bekerja dalam tim sangat dipengaruhi budaya.

“Pengalaman ini membuat saya sadar bahwa apa yang kita anggap ‘normal’ sering kali merupakan konstruksi budaya,” ungkapnya.

Selain Polandia, Kenny mengunjungi enam negara Eropa. Pengalaman paling berkesan adalah menjadi relawan di konferensi musik di Aarhus, Denmark.

Ia memperoleh gambaran langsung tentang industri musik, bidang yang dekat dengan cita-citanya.

“Yang paling berkesan adalah betapa kolaboratif dan terbukanya lingkungan tersebut, meskipun semua orang berasal dari negara dan latar belakang berbeda,” ujarnya.

>>> Red Sox Incar Kemenangan ke-14 Beruntun Lawan Orioles

Meski penuh makna, semester itu tidak bebas tantangan. Kenny harus beradaptasi dengan ekspektasi akademik yang berbeda, namun ia berhasil melewatinya dengan baik.