Pentagon Tegaskan Ganja Tetap Terlarang bagi Personel Militer Meski Aturan Federal Berubah
Departemen Pertahanan AS (Pentagon) kembali menegaskan bahwa ganja tetap dilarang bagi personel militer dan pegawai sipil, meskipun ada perubahan kebijakan di tingkat federal.
Penegasan ini disampaikan melalui memo yang ditandatangani oleh Undersecretary of Personnel and Readiness Anthony Tata pada 9 Juli lalu.
>>> Hanya 7 Gim PlayStation Laku 100 Ribu Kopi Fisik di AS Tahun Ini
Memo tersebut merespons upaya pemerintah federal untuk mereklasifikasi ganja, termasuk ganja medis yang diizinkan di tingkat negara bagian.
Tata menulis bahwa perubahan klasifikasi tidak akan mendekriminalisasi ganja di bawah hukum federal.
Ia mengingatkan bahwa Uniform Code of Military Justice (UCMJ) melarang penggunaan, kepemilikan, pembuatan, atau distribusi ganja secara melawan hukum.
Pelanggaran tetap dapat dihukum melalui proses peradilan militer, nonperadilan, atau tindakan administratif.
Larangan ini berlaku meskipun negara bagian melegalkan ganja rekreasi atau mengizinkan penjualan ganja medis di dispensasi negara bagian.
Peringatan ini muncul di tengah langkah pemerintahan Trump untuk mereklasifikasi ganja di tingkat federal.
Pada Desember lalu, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mempercepat reklasifikasi ganja, yang tidak akan melegalkannya tetapi menurunkannya ke golongan yang kurang berbahaya.
Saat ini, ganja rekreasi termasuk dalam Schedule I, setara dengan heroin.
Pada April, Pelaksana Tugas Jaksa Agung Todd Blanche memerintahkan agar ganja medis yang diizinkan negara bagian direklasifikasi ke Schedule III.
>>> Kevin Feige Akui Gagal Garap Film Reboot Blade Bersama Mahershala Ali
Langkah itu memudahkan distributor terdaftar untuk bekerja sama dengan pemerintah federal dan menghilangkan risiko bagi peneliti yang menggunakan ganja dalam studi.
Lebih dari 40 negara bagian saat ini mengizinkan ganja untuk keperluan medis.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Usia dan Cara Memilih Sabun Cuci Muka Acnes yang Tepat
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Stop Facial Bulanan, Dokter Rekomendasikan 4 Serum untuk Kecilkan Pori-pori
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Benar: Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka?
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB







