Saham Robinhood Naik Setelah Bernstein Naikkan Target Harga
Saham Robinhood Markets menguat pada perdagangan pra-pasar Senin, 20 Juli 2026, setelah Bernstein menaikkan target harga sahamnya.
Analis Bernstein Gautam Chhugani menaikkan target harga HOOD dari $130 menjadi $160 dengan peringkat Outperform.
>>> Saham Semikonduktor Anjlok, Indeks Philadelphia Masuki Pasar Bear
Proyeksi ini didasarkan pada ekspansi sektor pasar prediksi Robinhood yang diperkirakan tumbuh 64% per tahun hingga 2028, berpotensi menghasilkan pendapatan $1,7 miliar.
Target baru tersebut menggunakan kelipatan laba forward 35 kali dengan proyeksi laba per saham 2028 sebesar $4,56, sekitar 36% lebih tinggi dari konsensus Wall Street sebesar $118,28.
Target $160 menunjukkan potensi kenaikan lebih dari 60% dibandingkan level terendah bulan lalu di bawah $100 pada 17 Juli.
Robinhood menghadapi lingkungan kompetitif yang kompleks, dengan hubungan kolaboratif namun kompetitif dengan Kalshi.
Perusahaan terus menawarkan kontrak Kalshi kepada pengguna sambil mengembangkan bursa Rothera miliknya sendiri yang menguasai 16% volume kontrak acara.
Sebelum rebound, saham Robinhood turun 9% mingguan menjadi $99,96 pada 17 Juli karena kekhawatiran investor atas ekspansi ke kartu kredit dan sekuritisasi aset.
>>> Kevin Keegan, Legenda Sepak Bola Inggris, Meninggal di Usia 75 Tahun
Laporan Bloomberg pada 13 Juli menyebutkan perusahaan menjajaki penjualan obligasi berbasis aset senilai $400-500 juta terkait piutang kartu kredit.
Eksekutif Robinhood membela transisi ke layanan perbankan tradisional, mencatat produk tersebut memperdalam keterlibatan pengguna.
Dalam konferensi Piper Sandler pada 4 Juni, manajemen mengungkapkan ekosistem perbankan telah mencapai $2,5 miliar total deposito dengan 800.000 pemegang kartu aktif.
“Jika Anda ingin tahu bagaimana kinerja kami dalam melibatkan pelanggan, lihat saja deposito kami,” kata Steve Quirk, Chief Brokerage Officer.
Quirk menambahkan bahwa 40% nasabah perbankan baru telah menetapkan preferensi setoran langsung.
>>> Jajaran HP Terbaru Poco 2026: F8 Ultra, X8 Pro Max, dan M6 Pro
Langkah strategis ini mengikuti kinerja keuangan kuat kuartal pertama 2026, dengan pendapatan $1,067 miliar dan laba bersih $427,45 juta.
Update Terbaru
Apa Pekerjaan Kevin Indiwan? Sosok yang Resmi Menikah dengan Winona Araminta TikToker Asal Banyuwangi
Selasa / 21-07-2026, 12:55 WIB
Heboh! Eriska Nakesya Unggah Foto Maternity, Netizen Syok: Tiba-Tiba Cerai, Tiba-Tiba Hamil Tanpa Kabar Menikah!
Selasa / 21-07-2026, 12:54 WIB
Profil Matty Healy Vokalis Band The 1975 yang Resmi Menikah dengan Gabbriette: Umur, Agama dan Akun IG
Selasa / 21-07-2026, 12:53 WIB
Trailer Avengers: Doomsday Resmi Rilis! Chris Evans Kembali, Superhero MCU Bersatu Hadapi Doctor Doom
Selasa / 21-07-2026, 12:51 WIB
Belgia Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Tinggalkan Timnas
Selasa / 21-07-2026, 12:48 WIB
Aston Villa Resmi Datangkan Joao Gomes, Debut Lawan Indonesia All Stars?
Selasa / 21-07-2026, 12:48 WIB
Seoul Grand Park Sambut Kelahiran Panda Merah Hasil Penangkaran Alami Pertama di Korea
Selasa / 21-07-2026, 12:43 WIB
IU Tempuh Jalur Hukum di AS untuk Ungkap Identitas Penyebar Hoaks
Selasa / 21-07-2026, 12:43 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp9.000 Jadi Rp2,601 Juta per Gram
Selasa / 21-07-2026, 12:43 WIB
Kata Pemain Argentina usai Gagal Juara Piala Dunia: Sakit dan Sakit
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
Messi Tak Ikut Pulang, Ribuan Suporter Sambut Timnas Argentina bak Pahlawan
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
Heboh Poster Wisuda Roy Suryo, Benarkah Tanpa Ujian?
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
ESDM Targetkan Investasi Hidrogen Rp32 Triliun dari 93 Proyek
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
DPR Minta Pemerintah Cari Penyebab 8.000 WNI Lepas Kewarganegaraan, Bukan Naikkan Tarif
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB







