Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, ruang hijau semakin dicari masyarakat yang ingin sejenak menjauh dari kepadatan kota tanpa harus bepergian jauh.

Kawasan PIK2 kini memiliki The Daun, yang baru melakukan soft opening dengan konsep ruang bernuansa hutan tropis yang teduh.

>>> Ramalan Shio Besok 21 Juli 2026: Tikus Panen Peluang, Naga Percaya Insting

Berbeda dari tempat nongkrong biasa, The Daun menghadirkan pepohonan rindang, tanaman hidup, aliran air, dan efek kabut yang membuat suasana terasa lebih sejuk.

Rizky Ramadhan, pengunjung yang datang bersama keluarga, mengaku penasaran setelah melihat video di media sosial.

"Pohonnya tinggi-tinggi, tanamannya hidup semua, bahkan ada efek kabut. Vibes-nya benar-benar seperti lagi nongkrong di tengah hutan," kata Rizky.

Ia mengaku kunjungannya bersama keluarga berlangsung lebih lama dari rencana awal karena anaknya senang melihat tanaman dan berjalan-jalan di area taman.

Nabila Salsabila yang datang bersama teman-teman sepulang kerja juga merasakan daya tarik utama tempat ini pada suasananya.

>>> Fenomena Video 'Cadar Hitam Coolmax' Viral di TikTok: Mengulik Teka-Teki Identitas dan Kaitannya dengan Tren Media Sosial Terkini

"Duduk sambil dengar suara air, lihat pepohonan, rasanya lebih rileks. Healing tipis-tipis tanpa harus keluar kota," ujar Nabila.

The Daun sebelumnya telah dikenal melalui outletnya di kawasan Puncak, Bogor. Ekspansi ke PIK2 membawa konsep ruang hijau ke kawasan perkotaan dan pesisir.

Selain ruang bersantai, The Daun menyediakan beragam pilihan makanan dan minuman seperti camilan, hidangan Nusantara, rice bowl, pasta, kopi, matcha, smoothie, dan mocktail.

Harga makanan dan minuman berkisar Rp25 ribu hingga Rp40 ribu sebelum pajak.

Kehadiran tempat bernuansa alam ini menambah pilihan destinasi rekreasi di PIK2, di mana pengunjung tidak hanya mencari makanan tetapi juga suasana nyaman untuk menghabiskan waktu.

>>> Viral Istilah Orang Have di Media Sosial: Apa Maksudnya? Simak Arti dan Bahasa Inggris yang Benar!

The Daun membuktikan bahwa pengalaman menikmati nuansa alam tidak selalu membutuhkan perjalanan jauh ke luar kota, bahkan di tengah kawasan ibukota yang terus berkembang.