Usai Guncang Dunia dengan The Odyssey, Christopher Nolan Ungkap Kebutuhan Jeda 3 Tahun: Sebuah Pengorbanan demi Kesempurnaan Visual
Ukuran Teks
Di tengah proses produksi yang menguras fisik dan mental, Nolan justru menemukan kembali jiwa dari karya Homer yang berusia ribuan tahun ini. Ia memandang The Odyssey bukan sekadar film petualangan, melainkan sebuah potret utuh kondisi manusia.
"Aku memandang cerita ini sebagai gabungan dari berbagai genre sekaligus. Mulai dari kisah cinta yang mendalam, kisah pendewasaan, hingga kisah perang dan kepulangan yang menyayat hati. Menurutku, itulah daya tarik abadi dari karya Homer yang membuatnya tetap relevan hingga hari ini," papar Nolan.
Pola Jeda yang Konsisten
Sebenarnya, pola jeda tiga tahunan bukanlah hal baru dalam filmografi Christopher Nolan. Jika kita menilik ke belakang, Nolan dikenal sebagai perfeksionis yang tidak pernah terburu-buru.
- Interstellar (2014)
- Dunkirk (2017)
- Tenet (2020)
- Oppenheimer (2023)
- The Odyssey (2026)
>>> Diskon Transmart Full Day Sale: Alat Masak Murah Mulai Rp79.920
Setiap film memiliki jarak rilis yang konsisten, memberikan Nolan waktu untuk meriset, menulis, dan merancang konsep visual yang rumit. Bedanya kali ini, Nolan secara terbuka menyebutkan bahwa jeda ini "bisa jadi lebih panjang dari biasanya", mengisyaratkan bahwa proyek 2029 nanti mungkin akan menjadi tantangan yang bahkan lebih besar dari The Odyssey.
Antusiasme yang Terbayar Lunas
Meski harus menunggu lama untuk karya berikutnya, perjuangan Nolan dan kru tampaknya terbayar lunas dengan kesuksesan The Odyssey saat ini. Antusiasme pasar global sangat tinggi. Tiket preview telah habis terjual jauh-jauh hari, dan estimasi box office akhir pekan pembuka diprediksi menembus angka USD85 juta (sekitar Rp3,2 triliun) hanya di pasar Amerika Utara.
Para kritikus pun tidak pelit memberikan pujian. Salah satu media film terkemuka memberikan rating lima bintang penuh, menyebut film berdurasi hampir tiga jam ini sebagai "Puncak pencapaian sinema Nolan sejauh ini" dan "Sebuah pengalaman visual yang imersif."
Jadi, bagi Anda yang belum menonton, segera amankan tiket Anda. Nikmati setiap detiknya di layar IMAX terbaik. Dan bagi yang sudah, bersiaplah untuk berpuasa karya baru dari sang maestro hingga tahun 2029. Sebuah penantian yang, judging from The Odyssey, pasti akan sangat sepadan. (*)
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Polisi Chicago Tahu Video Tamparan Suporter Cubs Saat Lagu Kebangsaan
Selasa / 21-07-2026, 07:42 WIB
Jenazah Nolan Wells Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Terakhir Dilihat
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
D4vd Minta Borgol Dilepas Saat Sidang Pendahuluan
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
Argentina Runner Up Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Sesakit Itu!
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
Jennie BLACKPINK Rilis Single Solo Baru "Less than a Lover"
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Harga Bensin Kembali Tembus $4 Per Galon Akibat Konflik Iran
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
PM Hungaria Tunjuk Grandmaster Catur Judit Polgar sebagai Plt Presiden
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Prabowo Akui Baru Sadar Besarnya Persoalan Indonesia Setelah Jadi Presiden
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Harta Tembus Rp3,29 Miliar
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Kubu Ruben Onsu Pertanyakan Sikap Gio yang Tak Kunjung Minta Maaf
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Prabowo: Peradaban Bisa Punah Tanpa Pangan
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Dareu Luncurkan Mouse Gaming Ringan AE6 V2 Legend Edition dengan Sensor PixArt Kustom
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB
Viral Pria Bawa Proposal Pernikahan Formal saat Temui Ortu Pacar di Makassar
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB
Mahasiswa Bangladesh Ubah Baterai Laptop Bekas Jadi Mesin Tenaga Surya Pemurni Air
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB







