Buttonscarves merilis koleksi musim panas terbaru bertajuk Tropical Paradise Takeover: Under The Sea.

Peluncuran ini dirayakan dengan pameran interaktif di Land's End, Pantai Indah Kapuk 2, yang berlangsung mulai 17 Juli hingga 18 Agustus 2026.

>>> Sensasi Nyetir All New Kia Seltos: Beralih dari DCT ke CVT Tanpa Turbo

Pameran tersebut mengubah pesisir pantai menjadi galeri mode imersif dengan dekorasi bertema bawah laut.

Palet warna deep teal mendominasi area, dipadukan dengan instalasi seni seperti replika terumbu karang, kursi pantai bermotif monogram, dan photo spot berbentuk jendela kapal selam.

Inspirasi dari Laut

CEO Buttonscarves, Linda Anggrea, mengungkapkan bahwa koleksi ini terinspirasi dari kecintaannya pada laut.

"Setiap kali melihat laut, pikiran aku menjadi jernih dan bersih," ujarnya saat ditemui di PIK 2.

Ia menambahkan bahwa tren fesyen global saat ini mengarah ke warna hijau gelap, namun Buttonscarves tetap mempertahankan identitas merek dengan warna fuchsia.

Koleksi ini merupakan bagian dari rangkaian tahunan summer collection, setelah sebelumnya mengangkat tema Misool dan hutan.

>>> 6 Parfum Lokal yang Cocok untuk Zodiak Gemini, Aromanya Fresh dan Ceria

Produk dan Eksklusivitas

Under The Sea Series menjadi koleksi Tropical Paradise terbesar yang pernah dirilis. Terdapat lebih dari 20 SKU, meliputi busana, kacamata, tas, alas kaki, aksesori, hingga tumbler.

Buttonscarves juga meluncurkan empat warna eksklusif. Dua warna hanya tersedia di pop-up store Land's End, sementara dua lainnya bisa dibeli secara daring.

Pengunjung juga dapat menikmati kolaborasi menu kuliner dengan Pier, Noesaka, dan Orange Bay.

Linda menjelaskan bahwa proses produksi koleksi ini membutuhkan dedikasi tinggi. "Memproduksi kancing saja butuh waktu dua bulan, belum lagi proses pencelupan warna yang diulang berkali-kali," paparnya.

Saat ini Buttonscarves memiliki lebih dari 50 toko di Indonesia, Malaysia, dan Singapura, serta didukung 1.700 karyawan.

>>> Perjalanan Putra Samuel Silitonga, Aktor di Balik Karakter Mumu Warintil yang Dikenal Jutaan Penonton

Linda berharap konsistensi ini dapat membawa produk lokal bersaing di pasar global.