Respons Positif: Kawasan Mal Dinilai Semakin Tertib dan Aman

Di sisi lain, General Manager Pakuwon Mall Surabaya, Hendie Santoso, mengaku tidak menyangka bahwa proyek pemasangan pagar biasa justru menjadi topik yang begitu ramai diperbincangkan secara nasional.
 
"Ya ini cuma pasang pagar kok bisa ramai. Ada isu ini dan itu, bahkan sampai dibilang untuk masang papan bunga kawinan saja tidak terpikir oleh kami," tuturnya sambil tertawa. "Ini murni karena Radial Road akan dibuka dan kami ingin mencegah orang menyeberang sembarangan, bukan karena isu demo atau ekonomi yang ramai di media sosial."
 
Meskipun sempat menjadi bahan perdebatan di dunia maya, respons di lapangan justru sangat positif. Hendie mengungkapkan bahwa para penghuni apartemen di kawasan Pakuwon Mall merasa sangat terbantu dengan adanya pembatas ini.
 
"Ketika saya berbicara dengan pengunjung, terutama penghuni apartemen karena ada 13 tower di sini, mereka merasa jauh lebih aman dengan adanya pagar," kata Hendie. "Bahkan, ini jadi bahan becandaan hangat di antara penghuni: 'Di mana lagi beli apartemen dapat pagar gratis?', karena biasanya kompleks apartemen terbuka tidak memiliki pagar keliling yang solid," imbuhnya.
 
Selain meningkatkan rasa aman, keberadaan pagar terbukti membawa dampak signifikan terhadap ketertiban kawasan.
 
"Sekarang, orang tidak bisa masuk kawasan sembarangan. Taman-taman kami juga tidak lagi rusak karena sering diinjak-injak atau dijadikan jalan pintas. Kendaraan online dan kurir pengiriman barang juga tidak lagi bisa menerobos area pejalan kaki. Sekarang saya bisa bilang, kawasan ini jauh lebih tertib dan efeknya sangat bagus," ujar Hendie Santoso.