Nvidia menggandeng sejumlah perusahaan robotika dan manufaktur terbesar Jepang untuk mempercepat pengembangan AI fisik. Teknologi ini memungkinkan robot dan mesin memahami lingkungan serta mengambil keputusan secara mandiri.

Kolaborasi ini menyasar berbagai sektor industri seperti manufaktur, otomotif, konstruksi, pertanian, logistik, dan kesehatan. Langkah ini dinilai strategis untuk melahirkan generasi baru robot cerdas.

>>> 7 Smartwatch Terbaik untuk Pelacakan Kebugaran dengan Fitur Olahraga Lengkap

CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan Jepang memiliki modal kuat untuk memimpin revolusi industri berbasis AI.

"Batas AI berikutnya ada di dunia fisik, dan ini adalah kesempatan sekali seumur hidup bagi Jepang," ujarnya.

Huang menambahkan, kombinasi pengalaman Jepang di bidang manufaktur presisi dengan teknologi Nvidia mampu menciptakan mesin cerdas generasi berikutnya.

"Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan mereka dalam perjalanan ini," katanya.

Nvidia Perkenalkan Cosmos 3 Edge untuk Robot AI

Bersamaan dengan pengumuman kolaborasi, Nvidia memperkenalkan Cosmos 3 Edge, model AI dengan empat miliar parameter yang dirancang untuk perangkat edge.

>>> Tips Membeli HP Budget Terbatas agar Worth It, Jangan Terjebak FOMO

Teknologi ini memungkinkan robot memahami lingkungan dan memprediksi tindakan secara real-time tanpa bergantung pada cloud.

Cosmos 3 Edge dikembangkan menggunakan arsitektur Nvidia Nemotron dan dapat dijalankan di berbagai platform, termasuk GPU RTX, sistem DGX, serta modul Jetson T2000 dan T3000.

Pengembang juga dapat menyesuaikan model AI untuk berbagai jenis robot hanya dalam waktu sekitar satu hari.

Nvidia juga menghadirkan pustaka baru Metropolis yang mempercepat pembangunan sistem AI berbasis visi komputer hingga enam kali lebih cepat dibanding pendekatan konvensional.

Jepang Bangun Ekosistem AI Fisik Berskala Nasional

Nvidia memperluas NVIDIA Cosmos Coalition ke Jepang sebagai wadah kolaborasi terbuka bagi perusahaan teknologi, manufaktur, dan pengembang model AI.

>>> Samsung Perkenalkan Flex Titanium, Teknologi Layar Foldable yang Lebih Kuat

Inisiatif ini diharapkan memperkuat ekosistem AI fisik di Jepang.