Gunakan metode periodisasi untuk mengatur intensitas dan volume latihan secara bertahap. Istirahat cukup sangat penting, termasuk tidur berkualitas dan pemulihan aktif seperti stretching atau foam rolling.

Atur pola makan dengan karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk pemulihan otot, dan lemak sehat. Jangan lupa cukup minum karena lari dan beban menyebabkan kehilangan cairan.

Tips Praktis Menggabungkan Keduanya

Jika Anda pelari yang ingin menambah kekuatan, fokus pada latihan beban yang menunjang performa lari, seperti otot kaki dan core.

Jika fokus pada angkat beban, pilih lari intensitas sedang untuk menjaga daya tahan tanpa kehilangan massa otot.

Variasikan intensitas: jangan gabungkan lari intens dengan beban berat di hari yang sama. Dengarkan tubuh, jika lelah atau nyeri, beri waktu pemulihan.

Latihan fleksibilitas seperti yoga juga membantu.

Tidak ada yang lebih baik antara lari atau angkat beban. Keduanya memiliki manfaat masing-masing.

>>> 7 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Makeup Sehari-hari, Halus dan Tahan Lama

Yang terpenting adalah menyesuaikan porsi dan intensitas dengan tujuan kebugaran Anda.