Film The Odyssey garapan Christopher Nolan diadaptasi dari epos Yunani Kuno karya Homer. Kisah ini mengikuti perjalanan pulang Odysseus, raja Ithaca, selama sepuluh tahun setelah Perang Troya.

Dalam perjalanannya, Odysseus bertemu dengan beragam monster yang menjadi ancaman.

>>> Indonesia Berpeluang Juara Free Fire dan MWI di EWC 2026

Richard Janko, profesor emeritus studi klasik di University of Michigan, mengatakan bahwa makhluk-makhluk tersebut memiliki akar cerita yang sangat tua.

"Makhluk-makhluk yang muncul dalam pengembaraan Odysseus memiliki akar yang sangat tua, bahkan berasal dari masa prasejarah manusia, dan memiliki kemiripan dengan cerita rakyat kuno dari berbagai belahan dunia," ujar Janko seperti dikutip History.

Monster yang Ditemui Odysseus

Polyphemus adalah Cyclops bermata satu, putra Poseidon, yang diperankan Bill Irwin. Odysseus dan awaknya terjebak di gua Polyphemus.

Untuk menyelamatkan diri, Odysseus membutakan mata raksasa itu, memicu kemarahan Poseidon.

Para ahli folklor meyakini kisah ini berasal dari cerita rakyat kuno The Blinded Orge, tentang pahlawan cerdik yang melarikan diri dari raksasa bermata satu.

Siren adalah makhluk mitologi yang terkenal dengan nyanyian memikat, membuat pelaut mengarahkan kapal ke bebatuan.

Odysseus menyumbat telinga awaknya dengan lilin lebah dan mengikat dirinya di tiang kapal agar bisa mendengar tanpa kehilangan kendali.

>>> KPop Demon Hunters Fenomena, 56 Pekan di Top 10 Netflix

Sejarawan berpendapat Siren merepresentasikan bahaya nyata di Mediterania, seperti karang tersembunyi dan badai.

Scylla adalah monster laut berkepala enam yang memangsa pelaut di tebing, sementara Charybdis adalah pusaran raksasa.

Ungkapan "between Scylla and Charybdis" lahir dari kisah ini, berarti memilih di antara dua pilihan buruk.

Peneliti meyakini kedua monster terinspirasi dari Selat Messina, jalur laut sempit antara Sisilia dan Italia yang terkenal berbahaya.

Laestrygonians adalah bangsa raksasa kanibal yang menghancurkan armada Odysseus. Dalam adaptasi Nolan, mereka digambarkan mengenakan baju zirah.

Kemunculan mereka dipicu tangisan histeris anak kaum Laestrygonians.

Para ahli menilai kisah ini mencerminkan pandangan Yunani Kuno terhadap negeri asing yang belum dikenal.

>>> Jadwal Konser Akhir Pekan Ini: Konser Akbar Monas dan Afgan

The Odyssey tayang di bioskop Indonesia pada 15 Juli 2026.