OnePlus Hentikan Penjualan di AS dan Eropa, Fokus ke India dan ColorOS 17
OnePlus secara resmi mengonfirmasi penghentian peluncuran produk baru di Eropa dan Amerika Utara. Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi operasi global yang signifikan.
Perusahaan juga mengumumkan transisi perangkat lunak global menuju ColorOS 17. Sementara itu, OnePlus menegaskan kembali komitmennya terhadap pasar India yang terus berkembang.
>>> Apple Back to School 2026 Hadir di India: Diskon dan Aksesori Gratis untuk Pelajar
Penghentian Perangkat Keras di Eropa dan Amerika Utara
OnePlus tidak akan lagi memperkenalkan lini perangkat baru di pasar Eropa, bersamaan dengan penghentian penjualan di Amerika Serikat dan Kanada.
Keputusan ini diambil setelah penilaian korporat yang sulit.
Meskipun demikian, OnePlus berjanji tetap mendukung pelanggan yang sudah ada. Dukungan perangkat lunak dan pembaruan keamanan akan terus diberikan sesuai periode komitmen awal.
Layanan pelanggan, perbaikan, dan garansi tetap berfungsi penuh. Hak-hak konsumen berdasarkan undang-undang perlindungan nasional di negara-negara Eropa, AS, dan Kanada tidak terpengaruh.
Penutupan Platform Komunitas
Sejalan dengan penghentian pasar Amerika Utara, platform komunitas khusus dan aplikasi selulernya akan ditutup pada 16 Agustus 2026 pukul 23.59 ET.
Konten buatan pengguna tidak lagi dapat diakses setelah tanggal tersebut.
Pengguna disarankan mengunduh unggahan dan media mereka secara manual sebelum penutupan. Data pribadi akan dikelola sesuai kebijakan privasi perusahaan.
Server Discord global akan diluncurkan untuk menjaga koneksi komunitas internasional, namun tidak akan berfungsi sebagai saluran dukungan resmi.
Migrasi Global ke ColorOS 17
OnePlus mengalihkan strategi perangkat lunaknya secara global.
>>> 7 Jenis Sabun Muka Cetaphil Sesuai Kebutuhan Kulit, Jangan Salah Pilih!
Setelah rilis resmi ColorOS 17, pengguna di seluruh dunia dengan perangkat yang memenuhi syarat dapat memilih untuk memperbarui ke platform ColorOS.
Update Terbaru
BPH Migas Janji Antrean BBM di SPBU Sumatera Terurai dalam 2 Hari
Kamis / 16-07-2026, 20:35 WIB
Suasana Haru Tahlil 7 Hari Mendiang Rachmat Gobel
Kamis / 16-07-2026, 20:35 WIB
Hasbro dan Nintendo Jalin Kemitraan Mainan The Legend of Zelda, Figur Pertama Debut di SDCC 2026
Kamis / 16-07-2026, 20:32 WIB
Nintendo Download 17 Juli: Fitness Boxing 3 Switch 2 Edition, Cozy Grove: Camp Spirit, dan Uji Coba The Duskbloods
Kamis / 16-07-2026, 20:32 WIB
3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja, dan Hiburan
Kamis / 16-07-2026, 20:31 WIB
Masalah Layar Merah Galaxy S26 Ultra Ternyata Bug Software, Bukan Kerusakan OLED
Kamis / 16-07-2026, 20:28 WIB
Hujan Cahaya Menerangi Los Angeles, Terekam dari Stasiun Luar Angkasa
Kamis / 16-07-2026, 20:28 WIB
Ampas Kopi Bakar, Trik Alami Usir Tawon dari Meja Makan
Kamis / 16-07-2026, 20:28 WIB
Tren 'Life After Breakup' Makin Ramai, Ahli Bagikan 6 Tips Healing
Kamis / 16-07-2026, 20:28 WIB
Menteri Kebudayaan Ajak Diaspora RI di Spanyol Perkuat Diplomasi Budaya
Kamis / 16-07-2026, 20:28 WIB
Dilraba Dilmurat Bantah Rumor Kenaikan Berat Badan demi Kung Fu Soccer
Kamis / 16-07-2026, 20:28 WIB
Kenapa Moisturizer Bikin Wajah Kusam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Kamis / 16-07-2026, 20:28 WIB
Samsung Luncurkan Speaker Wi-Fi Music Studio 5 dan Music Studio 7 di India
Kamis / 16-07-2026, 20:27 WIB
6 Sepatu Lari Lokal Warna Biru dengan Teknologi Penunjang Kenyamanan
Kamis / 16-07-2026, 20:27 WIB







