Pelindo siap menjadi mitra strategis dalam mendukung konektivitas perdagangan kedua negara melalui pengembangan layanan pelabuhan yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing,” ujar Achmad.

Achmad menjelaskan, Pelindo terus menjalankan transformasi melalui integrasi operasional, digitalisasi layanan, serta pengembangan infrastruktur berstandar internasional.

Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi logistik nasional sekaligus memperkuat daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat global.

“Kami juga terbuka terhadap peluang kerja sama dalam pengembangan konektivitas pelayaran langsung dan investasi di sejumlah pelabuhan strategis yang dikelola Pelindo.

Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok serta mendukung peningkatan arus perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi,” tambahnya.

Dalam rangkaian kunjungan, Menteri Al-Jasser beserta delegasi juga mengunjungi ruang Planning and Control (P&C) Pelabuhan Tanjung Priok untuk meninjau langsung perencanaan dan pengendalian pelayanan operasional serta optimalisasi jadwal sandar kapal secara real-time.

>>> 13 Juta Orang Teken Petisi 'Argentina Out' Jelang Final Piala Dunia 2026

Melalui kunjungan ini, Pelindo berharap penjajakan yang telah dilakukan dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret untuk memperkuat sistem logistik, mendorong investasi, serta meningkatkan konektivitas dan perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi.