Banyak orang kecewa setelah membeli kopi karena hanya tergiur nama origin atau rekomendasi orang lain. Akibatnya, kopi terasa terlalu pahit, terlalu asam, atau tidak sesuai selera.

Agar tidak salah pilih, mulailah dengan mengenali karakter rasa yang Anda sukai. Setelah itu, perhatikan jenis biji kopi, tingkat roasting, hingga informasi pada kemasan.

>>> AnimeJapan 2027 Digelar 26-28 Maret di Osaka, Hari Bisnis dan Publik Bertumpuk

Mulai dari Selera, Bukan dari Origin

Kesalahan paling umum pemula adalah mencari origin yang dianggap paling enak. Padahal, tidak ada satu jenis kopi yang cocok untuk semua orang.

Jika menyukai rasa cokelat dan karamel yang lembut, pilih kopi dengan karakter tersebut. Sebaliknya, jika lebih suka rasa segar, coba kopi dengan profil fruity atau citrus.

Dengan menentukan selera sejak awal, Anda akan lebih mudah menemukan kopi yang sesuai tanpa harus mencoba terlalu banyak jenis.

Arabika atau Robusta?

Arabika dan Robusta memiliki karakter berbeda.

Arabika umumnya beraroma kompleks dengan keasaman lebih terasa, sedangkan Robusta menawarkan body lebih tebal, rasa kuat, dan kafein lebih tinggi.

Jika baru mulai menikmati kopi hitam, Arabika medium roast biasanya lebih mudah diterima. Namun, jika menyukai seduhan pekat atau espresso, Robusta juga layak dipertimbangkan.

Kenali Roast Level Sebelum Membeli

Roast level ikut menentukan karakter rasa. Light roast mempertahankan rasa asli biji dengan karakter buah dan keasaman yang terasa.

Medium roast menghadirkan rasa seimbang, cocok untuk sebagian besar penikmat.

Dark roast menghasilkan rasa lebih pahit dengan body kuat dan sering digunakan untuk espresso. Jika masih bingung, medium roast menjadi pilihan paling aman.