Sementara itu, FIFA Chief Business Officer Romy Gai menilai Louis Vuitton menghadirkan perpaduan antara warisan, keahlian, dan prestise yang sejalan dengan nilai Piala Dunia FIFA.

>>> Spotify Rilis Chatbot AI, Bisa Ngobrol dan Minta Rekomendasi Lagu

"Trofi resmi adalah penghargaan paling bergengsi dalam sepak bola dunia sehingga layak dibawa menggunakan trunk Louis Vuitton.

Momen ketika trunk memasuki lapangan menjelang final kembali menjadi salah satu sorotan yang menghubungkan tradisi dengan puncak sepak bola modern," katanya.

Louis Vuitton telah menjadi bagian dari berbagai ajang olahraga internasional sejak 2010.

Dalam dunia sepak bola, brand mewah tersebut sebelumnya juga merancang Trophy Trunk untuk Piala Dunia FIFA 2010 di Afrika Selatan, 2014 di Brasil, 2018 di Rusia, dan 2022 di Qatar, melalui kampanye "Victory Travels in Louis Vuitton".

Selain memperkenalkan Trophy Trunk resmi, Louis Vuitton juga meluncurkan koleksi trunk edisi terbatas sebagai Official Branded Licensee FIFA World Cup 2026.

Koleksi tersebut terdiri dari tiga model ikonis yang terinspirasi dari desain Trophy Trunk Piala Dunia 2026.

Ketiganya meliputi Coffret 8 Montres untuk menyimpan hingga delapan jam tangan, Cotteville 16 Montres yang didedikasikan bagi koleksi jam tangan, serta Malle Courrier Lozine 110.

Seluruhnya hadir dengan balutan kanvas Monogram, ilustrasi trofi Piala Dunia FIFA yang dilukis tangan, serta aksen huruf "V" berwarna emas.

Melanjutkan tradisi personalisasi Louis Vuitton, setiap trunk juga dapat dihias dengan inisial pemiliknya.

>>> Mayapada Hospital Kuningan Luncurkan International Care Concierge untuk Komunitas Global

Melalui koleksi ini, Louis Vuitton memadukan warisan craftsmanship dan konsep Art of Travel dengan semangat sepak bola dunia menjelang Piala Dunia FIFA 2026.