Momen Kelam Les Bleus: Cedera Saliba Guncang Ritme Pertahanan

Baru saja tertinggal, Prancis langsung dihadapkan pada mimpi buruk di lini pertahanan. Pada menit ke-30, bek tengah andalan mereka, William Saliba, terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal akibat cedera yang diduga cukup serius. Kehadiran Saliba yang selama ini menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan Prancis, mau tidak mau harus digantikan oleh Maxence Lacroix untuk berduet dengan Dayot Upamecano.
 
Perubahan mendadak ini jelas mengganggu ritme dan komunikasi di lini belakang Prancis. Spanyol yang cerdik langsung memanfaatkan celah ini dengan meningkatkan intensitas serangan, membuat Lacroix dan Upamecano terus berada di bawah tekanan selama sisa babak pertama.
 

Upaya Perlawanan Prancis dan Nyarisnya Gol Kedua Spanyol

Prancis berusaha bangkit dan menciptakan peluang balasan. Pada menit ke-35, Bradley Barcola mencoba mengancam dengan melepaskan tembakan spektakuler dari luar kotak penalti. Sayangnya, eksekusi tersebut kurang terkontrol dan bola melambung tinggi di atas mistar gawang Unai Simon.
 
Hanya dua menit berselang, Spanyol hampir memperlebar keunggulan melalui kerja sama tim yang sangat indah di lini serang. Operan terobosan dari Lamine Yamal berhasil ditemui oleh Fabian Ruiz yang melakukan sontekan cepat. Namun, keberuntungan masih berpihak pada Prancis ketika bek mereka berhasil melakukan blok terakhir di garis gawang, menyelamatkan Les Bleus dari ketertinggalan dua gol.
 
Spanyol akhirnya mengakhiri babak pertama dengan keunggulan tipis 1-0, namun dengan dominasi penguasaan bola dan peluang yang jauh lebih berkualitas.
 

Babak Kedua: Pukulan Mematikan dari Pedro Porro

Memasuki babak kedua, Spanyol tidak menunjukkan tanda-tanda ingin berpuas diri. Peluang pertama justru datang kembali dari Mikel Oyarzabal yang melepaskan tembakan spekulasi dari jarak jauh, meski hasilnya masih melambung di atas mistar.
 
Prancis yang mulai putus asa mencoba melakukan serangan balik pada menit ke-55. Bradley Barcola kembali menjadi ujung tombak dengan melakukan tusukan tajam ke dalam kotak penalti. Namun, pengawalan sangat ketat dan disiplin dari Pedro Porro membuat Barcola kehilangan ruang gerak, sehingga bola dengan mudah diamankan oleh Unai Simon.
 
Justru dari sisi pertahanan yang solid inilah, Spanyol melancarkan serangan balik yang mematikan. Pada menit ke-58, Spanyol berhasil memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Berawal dari kerja sama apik di sayap, Dani Olmo memberikan umpan terukur yang disambut dengan lari tanpa bola dari Pedro Porro. Pemain yang biasanya lebih banyak bertugas di lini belakang ini naik membantu serangan dengan sempurna dan menyelesaikan peluang tersebut dengan dingin, menggetarkan jala gawang Maignan.