Chicago White Sox baseman ketiga Miguel Vargas resmi meraih seleksi All-Star Major League Baseball pertamanya pada 4 Juli 2026.

Pencapaian ini menjadi titik balik karier setelah ia meninggalkan Los Angeles Dodgers.

>>> Trump Ancam Serang Infrastruktur Iran Jika Tak Mau Berunding

Vargas bergabung dengan Chicago dalam perdagangan delapan pemain pada Agustus 2024. Awalnya ia kesulitan dengan catatan .

104 batting average dan . 387 OPS dalam 42 pertandingan.

Kini, memasuki jeda All-Star, Vargas mencatat 21 home run, 20 double, 11 stolen base, 59 RBI, dan . 848 OPS.

Ia membantu White Sox menyamai Cleveland Guardians di puncak klasemen American League Central.

Pemain berusia 26 tahun itu menjadi satu dari tujuh pemain keturunan Kuba yang terpilih ke Midsummer Classic di Philadelphia.

Daftar itu mencakup Yordan Alvarez, Aroldis Chapman, Randy Arozarena, Yandy Díaz, Raisel Iglesias, dan sahabat dekatnya Andy Pages.

Perjuangan dan Dukungan Tim

Vargas mengakui rekan setimnya di White Sox membantunya melewati masa-masa sulit. "Ketika saya menemukan kelompok ini, mereka mendorong saya setiap hari untuk menjadi lebih baik," ujarnya.

Ia sempat khawatir tidak akan pernah menemukan kebahagiaan lagi dalam bermain baseball.

"Saya pikir saya tidak akan pernah memiliki kegembiraan untuk permainan ini lagi, tetapi mereka membuktikan saya salah," kata Vargas.

Manajer White Sox Will Venable juga dipuji karena menciptakan lingkungan yang mendukung. "Dia adalah manusia hebat di clubhouse.

Komunikasinya luar biasa dengan setiap orang," tambah Vargas.

Warisan Sang Ayah

Vargas mengenakan nomor punggung ayahnya, Lazaro Vargas, yang meraih dua medali emas Olimpiade untuk Kuba tetapi tidak pernah bermain di MLB.