Mengajak seseorang menonton film anime pertama kali seringkali lebih sulit daripada menemukan film yang bagus.

Banyak orang yang belum pernah menjelajahi animasi Jepang menganggapnya hanya untuk anak-anak, terlalu bergantung pada komedi berlebihan, atau membutuhkan pengetahuan mendalam tentang budaya anime.

>>> SEVENTEEN Cetak Sejarah dengan Perpanjangan Kontrak Kedua Secara Penuh

Kesalahpahaman tersebut membuat film-film pemenang penghargaan pun sulit direkomendasikan tanpa memilih judul yang tepat.

Film-film dalam daftar ini dipilih bukan hanya karena popularitas atau pujian kritis, tetapi karena masing-masing menawarkan sesuatu yang membantu mengatasi keraguan umum di kalangan penonton pemula.

16. Princess Mononoke (1997)

Orang yang mengira Studio Ghibli hanya membuat film keluarga ringan seringkali terkejut dengan Princess Mononoke.

Sutradara Hayao Miyazaki menyajikan epik fantasi dewasa yang mengeksplorasi hubungan manusia dengan alam melalui karakter yang kompleks secara moral dan konflik berskala besar.

Kisahnya mengikuti Ashitaka, seorang pangeran muda yang dikutuk setelah mempertahankan desanya dari monster yang rusak.

Pencariannya akan obat membawanya ke tengah pertarungan sengit antara pemukiman industri Lady Eboshi dan roh-roh kuat yang melindungi hutan di sekitarnya.

Salah satu kekuatan terbesar film ini adalah penolakannya untuk menampilkan pahlawan atau penjahat yang jelas.

Setiap karakter utama percaya mereka bertindak karena alasan yang benar, menciptakan konflik yang dibangun di atas pilihan moral yang sulit.

15. Akira (1988)

Jauh sebelum anime menjadi fenomena global, Akira menunjukkan bahwa film animasi bisa menyaingi produksi fiksi ilmiah Hollywood terbesar dalam skala dan ambisi.

Lebih dari tiga dekade setelah dirilis, film ini terus memengaruhi pembuat film, seniman, dan pendongeng di seluruh dunia.