OnePlus dikabarkan akan segera mengumumkan penghentian operasinya di Amerika Serikat dan Uni Eropa dalam pekan ini.

Laporan dari WinFuture menyebutkan bahwa pengumuman resmi akan dilakukan dalam waktu dekat.

>>> Courtney Stodden dan Suami Perbaiki Pernikahan Usai Cek Polisi

Kabar ini muncul setelah berbulan-bulan beredar rumor bahwa OnePlus perlahan mengurangi aktivitas di sejumlah wilayah.

Meskipun perusahaan sebelumnya membantah klaim tersebut, perkembangan terakhir menunjukkan arah yang berbeda.

Perjalanan OnePlus yang Berakhir Lebih Cepat

OnePlus memulai debutnya dengan penuh gebrakan, menawarkan ponsel flagship dengan harga setengah dari kompetitor.

Namun, merek ini gagal menembus pasar operator seluler AS secara signifikan.

Kerja sama singkat dengan T-Mobile tidak berlangsung lama, menjadi salah satu faktor utama kemunduran.

Kepergian OnePlus dari AS dan Eropa akan menjadi pukulan bagi para penggemar setianya.

>>> Tom Sandoval dan Victoria Lee Robinson Hampir Putus Usai Syuting Serial Netflix

Meski demikian, dukungan untuk perangkat yang sudah beredar diperkirakan masih akan berlanjut untuk sementara waktu.

Oppo Berpotensi Mengambil Alih

OnePlus sejak awal didukung oleh Oppo, perusahaan yang sudah mapan di Asia.

Ada kemungkinan Oppo akan masuk ke pasar AS untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan OnePlus.

Namun, Oppo juga harus menghadapi tantangan yang sama: menjalin kerja sama dengan operator seluler.

Konsumen AS cenderung membeli ponsel melalui operator, sehingga kehadiran di gerai fisik atau dukungan operator menjadi kunci.

>>> Erling Haaland Habiskan Rp160 Juta untuk Belanja Barang Koboi di Texas

Keputusan final OnePlus masih menunggu pengumuman resmi dalam beberapa hari ke depan.