Wabah parasit cyclosporiasis telah menjangkiti lebih dari 3.000 orang di Michigan dan Ohio per Senin, 13 Juli 2026.

Setidaknya 72 orang dirawat di rumah sakit karena infeksi usus ini.

>>> Ahli Hukum Soroti Kejanggalan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung

Otoritas kesehatan di Michigan melaporkan 2.642 kasus, meningkat lebih dari 1.000 infeksi sejak Jumat.

Negara bagian itu biasanya hanya mencatat sekitar 50 kasus per tahun, dengan sebagian besar infeksi terbaru terkonsentrasi di Michigan tenggara.

Sementara itu, Ohio melaporkan hingga 434 kasus sejak 1 Juni, dengan setidaknya 28 rawat inap.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mencatat bahwa 31 negara bagian telah melaporkan kasus penyakit usus ini.

CDC menyebutkan bahwa jumlah infeksi terbaru secara signifikan melampaui tahun sebelumnya. Otoritas kesehatan mengaitkan lonjakan ini dengan makanan atau air yang terkontaminasi, bukan penularan antarmanusia.

>>> Roy Suryo Cabut Kuasa Hukum, Ahmad Khozinudin: Kalau Pengecut Harusnya Diam

Meskipun sumber pasti belum diketahui, wabah sebelumnya dikaitkan dengan produk segar impor seperti kemangi, ketumbar, dan buah beri.

CDC saat ini sedang menyesuaikan jumlah kasus nasional dengan laporan tingkat negara bagian yang lebih tinggi karena interval pemrosesan dan verifikasi.

CDC menulis di situsnya bahwa pihaknya sadar negara bagian mungkin melaporkan jumlah kasus cyclosporiasis lebih tinggi daripada yang tercermin dalam data CDC, dan bekerja sama dengan negara bagian untuk memperbarui angka saat kasus tambahan dikonfirmasi.

Restoran dan dapur komersial di Michigan tenggara telah menerima rekomendasi kebersihan resmi untuk mengurangi paparan.

>>> Mahfud MD Akui Terkecoh dengan Mekanisme Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Gejala penyakit ini meliputi diare cair parah, kembung, dan kram perut yang dapat berlangsung selama beberapa minggu.