>>> 3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing

Hubungan tersebut membuat "Wonderwall" terasa dekat dengan identitas sepak bola dan budaya populer Inggris.

Sementara itu, BBC International menilai kepopuleran Wonderwall juga tidak lepas dari kebangkitan Oasis.

Lagu yang dirilis pada 1995 itu kembali masuk 40 besar tangga lagu Inggris setelah video para pemain Inggris menyanyikannya menjadi viral di media sosial.

Penulis biografi Oasis, PJ Harrison, mengatakan, keberhasilan Wonderwall menjadi lagu kemenangan Inggris sebenarnya terjadi secara alami dan tidak pernah direncanakan.

"Begitu lagu itu melekat pada momen emosional seperti kemenangan pertama Inggris di Piala Dunia, lagu tersebut langsung memiliki kehidupan emosionalnya sendiri dan dengan cepat membangun nostalgia," ujarnya dikutip dari BBC International.

Harrison juga menilai lirik Wonderwall yang ambigu membuat setiap orang bebas memberikan makna sendiri terhadap lagu tersebut, apakah tentang tim nasional Inggris, seorang pemain, keluarga, maupun orang yang dicintai.

Sementara itu, penulis musik sekaligus penggemar sepak bola John Robb menyebut Wonderwall sebagai lagu yang sempurna untuk sepak bola karena memadukan dua emosi yang selalu dirasakan para suporter.

"Ada euforia sekaligus melankolia. Sebagai penggemar sepak bola, setiap detik Anda bisa menang, tetapi setiap detik juga bisa kalah.

Wonderwall menangkap kedua perasaan itu. Ini adalah lagu sepak bola yang sempurna," katanya.

Meski tidak pernah ditulis sebagai lagu sepak bola, penulis lagu Wonderwall, Noel Gallagher sebelumnya mengakui banyak terinspirasi oleh atmosfer tribun Stadion Maine Road, markas lama Manchester City, saat menulis lagu-lagunya.

>>> Jio Perbarui Paket Roaming Internasional dengan Data Lebih Besar dan Cakupan Luas

"Sepak bola adalah tentang komunitas dan persahabatan, dan semua orang bersama-sama di saat itu, dan lagu-lagu seperti itu sangat cocok untuk itu," kata Noel Gallagher.