Bagi warga Desa Pulu, nilai jual produk tidak hanya berasal dari minyak atsiri, tetapi juga dari cerita tentang proses pemulihan bentang alam.

Tidak Semua Desa Bisa Langsung Meniru

Meski menunjukkan hasil positif, pendekatan ini bukan tanpa tantangan. Sereh wangi membutuhkan waktu sekitar delapan bulan sebelum panen pertama.

Produksi minyak atsiri juga memerlukan fasilitas penyulingan, keterampilan teknis, dan akses pasar.

Menurut perwakilan Gampiri Interaksi, Nedya Sinintha Maulaning, keberhasilan Desa Pulu tidak hanya ditentukan oleh tanaman yang dipilih, tetapi juga oleh pendampingan yang memastikan usaha desa berkembang tanpa meninggalkan tujuan restorasi lingkungan.

"Kami melihat ini sebagai praktik ekonomi restoratif, bukan bisnis konvensional. Alam dipulihkan, masyarakat bergerak, dan produk punya nilai yang jelas.

>>> Cara Kerja Motor Hybrid dan Pilihan Termurah di Indonesia

Kalau salah satu dilepas, model ini runtuh," kata Nedya.