Mitra tersebut meliputi bank seperti BCA, Mandiri, BRI, BNI, serta aplikasi investasi seperti Bareksa, Bibit, Tanamduit, dan Ajaib.

Langkah pertama: pilih mitra distribusi dan daftar akun SBN. Siapkan KTP, NPWP (opsional), rekening bank, email, dan nomor HP.

Langkah kedua: lengkapi verifikasi identitas (KYC) dengan mengunggah foto KTP dan selfie. Proses verifikasi biasanya 1-2 hari kerja.

>>> Tensor G6 Bukan Downgrade, Ini Bukti Google Paham Prioritas

Setelah terverifikasi, pilih SBN yang tersedia, tentukan nominal investasi (min Rp1 juta, maks Rp5 miliar), lalu lakukan pembayaran ke rekening virtual.

Konfirmasi akan diterima setelah pembayaran berhasil.

Return SBN per Bulan

Return SBN per bulan setelah pajak 10% untuk ORI030-T3 (6,90%) adalah sekitar 0,52% per bulan. Untuk ORI030-T6 (7,00%) sekitar 0,53% per bulan.

Sebagai contoh, investasi Rp10 juta pada ORI030-T6 menghasilkan kupon bersih Rp52.500 per bulan.

Return bersih per tahun mencapai 6,30%, lebih tinggi dari deposito yang hanya 4,80% setelah pajak.

Perbandingan dengan deposito: deposito 6% per tahun setelah pajak 20% menghasilkan bersih 4,80% per tahun atau 0,40% per bulan.

SBN memberikan return sekitar 30% lebih tinggi.

Cara Menjual SBN Sebelum Jatuh Tempo

SBN dapat dijual sebelum jatuh tempo melalui dua cara. Untuk ORI dan SR, investor bisa menjual di pasar sekunder melalui mitra distribusi.

Caranya: login ke akun, pilih menu jual SBN, tentukan jumlah unit, konfirmasi, dan dana masuk ke RDN maksimal 4 hari kerja.

Harga jual bisa naik atau turun tergantung kondisi pasar.

Untuk SBR dan ST, tersedia fasilitas early redemption dengan syarat minimal holding period 12 bulan. Pencairan hanya sebagian dan dikenakan penalti.

Cara paling sederhana adalah menunggu hingga jatuh tempo. Saat jatuh tempo, pokok investasi dikembalikan 100% tanpa penalti.

Kelebihan SBN Dibanding Deposito

SBN menawarkan imbal hasil 6,90%-7,00% per tahun, lebih tinggi dari deposito 5%-6%. Pajak SBN hanya 10% final, sedangkan deposito 20%.

Return bersih SBN mencapai 6,21%-6,30% per tahun, sementara deposito hanya 4,00%-4,80%.

Pembayaran kupon SBN bulanan, lebih fleksibel dibanding deposito yang bisa dikenakan denda jika dicairkan awal.

>>> Modal Usaha Rakyat Makin Ringan, Prabowo Turunkan Bunga dari 22% Jadi 8%

SBN dijamin pemerintah berdasarkan UU, sedangkan deposito dijamin LPS maksimal Rp2 miliar. Minimum investasi SBN Rp1 juta, lebih rendah dari deposito yang umumnya Rp5-10 juta.