Frustrasi Argentina Menghadapi "Tembok Besar" Swiss

Menghadapi keunggulan jumlah pemain, Argentina sejatinya memiliki peluang emas untuk mengunci kemenangan di waktu normal. Namun, Swiss justru tampil seperti tim yang telah bersimulasi menghadapi situasi ini selama berhari-hari.
 
Murat Yakin merapikan formasi pertahanannya menjadi sangat rapat. Argentina yang terus mendominasi penguasaan bola justru kehabisan ide. Sepanjang 90 menit waktu normal, Argentina tercatat hanya mampu melepas tiga tembakan tepat sasaran. Lini serang yang diawali oleh Messi dan Julian Alvarez seolah mentok menghadapi tembok tebal yang dibangun oleh Nico Elvedi dan Manuel Akanji. Skor 1-1 pun memaksa kedua tim melanjutkan pertarungan ke babak tambahan waktu.
 

Extra Time: Alvarez dan Lautaro Jadi Pahlawan Kansas City

Memasuki babak pertama tambahan waktu, Argentina kembali menekan habis-habisan. Namun, terburu-buru dalam mengambil keputusan justru membuat serangan mereka mudah dipatahkan oleh Swiss yang bermain disiplin.
 
Kebuntuan akhirnya pecah berkat momen individu yang brilian. Julian Alvarez, yang sepanjang laga tampil gigih, menerima bola di luar kotak penalti. Tanpa banyak berpikir, ia melepaskan tembakan kaki kanan yang melengkung indah ke pojok kiri atas gawang Kobel. Bola tak terjangkau, dan Argentina kembali unggul 2-1.
 
Gol ini meruntuhkan mentalitas pemain Swiss yang sudah kelelahan secara fisik maupun psikis. Memasuki injury time babak kedua tambahan waktu, Lautaro Martinez memaksimalkan kelengahan pertahanan Swiss untuk mencatatkan namanya di papan skor, mengunci kemenangan 3-1 bagi Argentina.
 

Implikasi dan Langkah Menuju Semifinal

Kemenangan ini menjadi bukti karakter kuat Argentina. Meski tampil tidak selalu meyakinkan dan sempat dibuat panik oleh perlawanan Swiss, mentalitas juara bertahan mereka berbicara di menit-menit krusial. Lionel Messi, meski tidak mencetak gol, kembali menjadi otak dari segala serangan Argentina, membuktikan bahwa perannya tak tergantikan.
 
Bagi Swiss, kekalahan ini adalah tragedi yang menyakitkan. Bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 40 menit dan memaksa sang juara bertahan bertarung hingga tetes keringat terakhir adalah sebuah pencapaian, namun sayangnya mereka harus pulang lebih awal.
 
Argentina kini akan menanti lawan di babak semifinal, dengan kepercayaan diri yang kembali memuncak setelah berhasil melewati ujian mental yang berat di Kansas City.
 

 

Susunan Pemain

Argentina (Formasi 4-1-3-2): Emiliano Martinez (PG); Nicolas Tagliafico, Cristian Romero, Lautaro Martinez, Nahuel Molina; Leandro Paredes; Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Rodrigo de Paul; Julian Alvarez, Lionel Messi.
 
Swiss (Formasi 4-2-3-1): Gregor Kobel (PG); Ricardo Rodriguez, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Denis Zakaria; Remo Freuler, Granit Xhaka; Djibril Sow, Fabian Rieder, Dan Ndoye; Breel Embolo.