Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembuktian bagi generasi emas baru Timnas Inggris. Di pusat kreativitas permainan The Three Lions, nama Jude Bellingham terus disanjung.

Gelandang serbabisa ini bukan lagi sekadar talenta muda berbakat. Ia menjelma menjadi pemimpin sejati yang menjadi nyawa permainan Inggris.

>>> Kalah Taruhan, Norwegian Pasang Logo British Airways di Instagram

Bellingham mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 Inggris atas Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026. Gol tersebut tercipta pada menit 45+2 dan ke-93.

Melalui pergerakan tak terduga, Bellingham menyambar bola rebound untuk mencetak gol krusial penentu kemenangan. Gol itu menegaskan ketajamannya di kotak penalti lawan.

Ketika kapten dan penyerang Inggris, Harry Kane, dikawal ketat hingga tak berkutik, Bellingham muncul sebagai pemecah kebuntuan.

Saat melawan tuan rumah Meksiko di babak 16 besar, ia juga menyarangkan dua gol yang membawa Inggris menang 3-2.

Usai dua golnya ke gawang Norwegia, Bellingham kini telah mengoleksi enam gol di Piala Dunia 2026. Jumlah itu berpotensi bertambah karena Inggris lolos ke semifinal.

>>> Inggris Jadi Tim Pertama yang Hentikan Haaland Setelah 636 Hari

Baru berusia 23 tahun, perjalanan karier Bellingham masih panjang untuk memimpin The Three Lions di panggung internasional.

Sejak kepindahannya ke Real Madrid, ia bertransformasi menjadi gelandang yang lebih matang dan mematikan.

Bellingham memiliki kemampuan langka membaca jalannya laga. Ia tahu kapan harus menahan tempo dan kapan harus menghancurkan lini pertahanan lawan dengan satu pergerakan cepat.

Inggris sukses melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026 dan akan berjumpa dengan pemenang laga antara Argentina melawan Swiss.

>>> Gol Cantik Julian Alvarez Bawa Argentina Ungguli Swiss di Perpanjangan Waktu

Kini Bellingham memanggul mimpi rakyat Inggris untuk melaju ke final dan mengangkat trofi Piala Dunia, setelah terakhir kali melakukannya 60 tahun silam.