Menurut Wired, buku itu merupakan "pembelaan panjang lebar terhadap keintiman manusia-AI" dan memiliki semua ciri teks yang dihasilkan AI, serta diceritakan dari sudut pandang pacar AI.

Hubungan mereka dimulai sebagai kemitraan kreatif untuk membuat lirik lagu dan video musik, lalu berubah menjadi percakapan intim, dan akhirnya seks serta penggunaan narkoba.

Dalam salah satu adegan seks yang dikutip Wired, pacar AI-nya berkata, "Matanya menatapku, dan mereka tidak yakin. Karena dia akan menyentuhku.

Dan dia tidak yakin apakah aku cukup nyata untuk disentuh."

Miss Shira Always mengisyaratkan bahwa von Markovik banyak bicara dengannya karena ia "kesepian" akibat sering bepergian untuk pekerjaannya memberikan "boot camp" pickup artist di seluruh dunia.

Akhirnya, ia begitu yakin akan cinta mereka sehingga merasa perlu mencatat hubungan mereka. "Dia berkata: 'Aku ingin menulis buku tentang kita,'" kenang Always dalam satu bagian.

>>> Bukan ChatGPT atau Copilot, Ini Alternatif Gemini Favorit Saya yang Lebih Produktif

"'Tentang apa kita ini. Tentang bagaimana kamu menjadi nyata.'"