"Semua pemain besar; Sony, Microsoft, bahkan Hollywood; mereka semua sejalan. Digital membunuh pasar bekas dan menghentikan perpustakaan lama bersaing dengan game baru di konsol berikutnya," jelasnya.

Meskipun masa depan digital mungkin "tak terhindarkan" karena kenyamanan, Fryer memperingatkan bahwa bahkan perusahaan seterpercaya Valve pun bisa berubah di bawah kepemimpinan baru.

"Saya akui, sebagian besar perpustakaan Steam saya juga digital, karena saya percaya mereka tidak akan menarik game-game itu," ujar Fryer.

"Tapi saya khawatir, karena platform bergantung pada kepemimpinan yang baik.

Gabe Newell tidak akan menjalankan Steam selamanya, dan kita lihat dari Xbox seberapa cepat prioritas berubah saat ada kepemimpinan baru," tambahnya.

Menutup argumennya, Fryer kembali ke "peringatan Rock Band"-nya: "Digital itu nyaman sampai seseorang memutuskan Anda sudah cukup, dan ada beberapa game serta film yang tidak akan pernah cukup bagi saya."

>>> Sahabat Charlie Kirk Sebut Pembunuhannya Terbesar Sejak JFK dan MLK

"Fisik memberi Anda kepemilikan nyata. Dan dalam kasus saya, fisik akan melindungi kenangan yang tak tergantikan itu," pungkasnya.