Saksi Bantah Versi ICE soal Penembakan di Houston, Jaksa Lokal Usut
Jaksa Distrik menyatakan bahwa penyelidiknya telah mengumpulkan kesaksian masyarakat dari tempat kejadian dan acara-acara lokal.
"Dan jika seseorang melakukan kejahatan itu, Anda tidak bisa bersembunyi di balik lencana," tegas Teare.
>>> Pangeran Harry dan Keluarga Bertemu Raja Charles di Highgrove
Teare mengakui bahwa lembaga federal tidak mengundang kantornya untuk berpartisipasi, sehingga penyelidiknya tidak memiliki akses penuh ke catatan federal.
"Penyelidik saya telah berada di tempat kejadian. Kami telah berbicara dengan individu-individu," kata Teare.
Jaksa setempat menyatakan bahwa komunikasi telah terjalin dengan otoritas di Minneapolis, di mana agen ICE menewaskan dua warga negara AS awal tahun ini, untuk mengatasi hambatan prosedural.
"Penyelidik saya hadir di kedua acara doa semalam, di pawai, hanya berbicara dengan orang-orang, mencari tahu apakah ada saksi mata yang belum terlihat.
Dan kami akan memberikan transparansi bagi publik, karena itu sangat penting," ujar Teare.
Departemen Kepolisian Houston menyatakan bahwa penegak hukum lokal tidak memiliki yurisdiksi independen untuk menyelidiki personel federal yang bertindak dalam kapasitas resmi mereka, sebuah sikap yang didukung oleh Wali Kota Houston John Whitmire tetapi dikritik oleh para ahli hukum.
"Jika seorang petugas federal dengan jarak dekat memutuskan untuk membunuh seseorang, itu adalah kejahatan negara bagian — itu akan menjadi pembunuhan menurut hukum negara bagian," kata Sandra Guerra Thompson, profesor di University of Houston Law Center.
Profesor Thompson mencatat bahwa penentuan apakah petugas bertindak dalam tugas normal sepenuhnya bergantung pada hasil penyelidikan menyeluruh.
"Mereka tidak dibebaskan dari yurisdiksi hanya karena orang tersebut adalah agen federal.
Apa yang dikatakan (HPD) adalah, 'Jika mereka bertindak dalam tugas normal mereka,' tetapi itu tidak dapat ditentukan sampai ada penyelidikan," jelas Thompson.
>>> DJI Luncurkan Parasut AP100 untuk Drone Matrice 400, Tingkatkan Keamanan
FBI mengonfirmasi bahwa Inspektur Jenderal DHS sedang meninjau kematian akibat penembakan, sementara penyelidik federal menyelidiki apakah terjadi penyerangan terhadap petugas federal.
Update Terbaru
Trump Hapus Perlindungan Habitat Kritis Spesies Terancam Punah
Sabtu / 11-07-2026, 04:15 WIB
Kandidat Senat AS Graham Platner Hentikan Kampanye Usai Tuduhan Pelecehan
Sabtu / 11-07-2026, 04:15 WIB
Rekomendasi HP Infinix 2 Jutaan yang Enak untuk Gaming
Sabtu / 11-07-2026, 04:15 WIB
Cara Klaim Marketplace Pass Gratis di Minecraft Java Bedrock Edition
Sabtu / 11-07-2026, 04:14 WIB
Cara Menggunakan Gemini AI untuk Produksi 7 Konten Kreatif Efektif di 2026
Sabtu / 11-07-2026, 04:14 WIB
Kristi Noem dan Suami Bryon Dikabarkan Bercerai Setelah Tuduhan Cross-Dressing
Sabtu / 11-07-2026, 04:14 WIB
Tyler Perry dan Colin Kaepernick Biayai Pemakaman dan Autopsi Nolan Wells
Sabtu / 11-07-2026, 04:14 WIB
Samsung Tingkatkan Fitur Transkripsi di Aplikasi Voice Recorder
Sabtu / 11-07-2026, 04:10 WIB
Pertemuan Langka: Raja Charles Bertemu Harry, Meghan, dan Cucu
Sabtu / 11-07-2026, 04:10 WIB
Margaret Qualley Bantah Isu Selingkuh di Balik Pisah dengan Jack Antonoff
Sabtu / 11-07-2026, 04:09 WIB
Sahabat Nolan Wells: Kematiannya Bukan Soal Ras
Sabtu / 11-07-2026, 04:07 WIB
Kylian Mbappe: Prancis Belum Layak Disebut Tim Terbaik, Siap Hadapi Siapa Pun di Semifinal
Sabtu / 11-07-2026, 04:07 WIB
Video Viral Cristiano Ronaldo Pidato Bahasa Indonesia Ternyata Hasil AI
Sabtu / 11-07-2026, 04:06 WIB
Dodge Bayar Pembeli Charger $10 per Tenaga Kuda, Diskon Capai $5.500
Sabtu / 11-07-2026, 04:00 WIB







