Jika seorang teman mengajak minum kopi Jumat pagi, saya bisa membuat acara tanpa membuka Google Kalender sama sekali.

Saya juga sering tidak membuka aplikasi Gemini.

Cukup dengan "Hey Google, apa agenda saya sore ini?" atau "Hey Google, apakah saya senggang setelah jam 4 besok?"

Gemini langsung memberikan jawaban, lebih cepat daripada menelusuri berbagai tampilan kalender.

>>> Herdman Fokus pada Fisik Pemain di TC Timnas Indonesia Bali

Ide sering muncul saat saya membaca artikel, menonton video, atau melakukan hal lain.

Daripada memikirkan aplikasi mana yang harus digunakan, saya memberi tahu Gemini apa yang ingin disimpan.

Saya bisa memintanya membuat catatan dengan ide artikel baru, menambahkan item ke daftar belanja, atau mengatur pengingat.

Pikiran itu langsung tertangkap, dan saya bisa kembali ke aktivitas semula.

Kadang saya cukup berkata "Hey Google" diikuti perintah seperti "Buat catatan berjudul ide artikel" atau "Tambahkan kopi ke daftar belanja."

Alur kerja tanpa tangan inilah yang membuat perbedaan terbesar.

Mengucapkan pikiran dengan lantang jauh lebih cepat, terutama saat sedang sibuk dengan hal lain.

Alasan utama Gemini menjadi pusat produktivitas saya adalah kemampuannya mengintegrasikan informasi dari Gmail, Kalender, dan Google Drive.

Misalnya, saya bisa bertanya, "Apa yang saya rencanakan setelah penerbangan minggu depan?" Gemini akan memeriksa kalender dan mengambil detail relevan dari konfirmasi email.

Jika seseorang mengirim dokumen melalui email sebelum rapat, saya bisa meminta Gemini menemukannya tanpa perlu mengingat aplikasi atau waktu penerimaan.

Saya bisa bertanya, "Apa rapat pertama saya besok, dan adakah email terkait?" atau "Temukan konfirmasi hotel untuk perjalanan bulan depan dan beri tahu saya waktu check-in."