Mereka kemudian menyuntikkan sedikit hidrogen peroksida encer, yang nantinya akan terurai secara perlahan saat bereaksi dengan mangan dioksida untuk menghasilkan oksigen.

>>> Pendiri id Software Sesali Dukungannya pada Microsoft Setelah PHK Massal

Tim menyegel tangki tersebut menggunakan perekat khusus sinar ultraviolet guna mencegah kebocoran.

"Tantangan teknis utamanya adalah merancang sistem yang cukup kecil, ringan, dan fleksibel agar nyaman dipakai oleh serangga, tapi tetap mampu memproduksi oksigen yang cukup untuk pergerakan bawah air dalam durasi lama," jelas Umezu.

Selang silikon tersebut menyalurkan oksigen langsung ke spirakel bagian dada (toraks), sementara spirakel bagian perut (abdomen) yang terletak lebih rendah menghirup oksigen yang tertampung di dalam baju pelindung.

"Baju selam serangga baru ini bekerja layaknya tabung oksigen yang digunakan oleh penyelam manusia," jelas Hirotaka Sato, profesor di Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

Ia menambahkan bahwa selang silikon tersebut dapat dipasang dan dilepas tanpa menimbulkan rasa sakit atau melukai serangga.

Kecoa cyborg merupakan serangga hidup yang dipasangi perangkat pengendali elektronik untuk mengarahkan pergerakannya.

Para peneliti sebelumnya memanfaatkan teknologi ini dalam operasi SAR untuk menjangkau area yang sulit diakses manusia.

Sebagai contoh, kecoa-kecoa cyborg ini pernah dikerahkan pascagempa dahsyat bermagnitudo 7,7 di Myanmar pada Maret 2025.

Keunggulan kecoa cyborg dibanding robot berukuran mikro terletak pada sistem penggeraknya.

>>> Revosim Gear Shifter dan Handbrake: Awal yang Baik untuk Ekosistem Sim Racing, Tapi Harga Mulai Membengkak

Serangga ini memanfaatkan otot alami mereka untuk bergerak, sementara robot mikro sangat bergantung pada baterai berdaya tinggi yang boros energi dan mudah kehabisan daya.