Tomioka Giyu merupakan salah satu karakter paling populer dalam anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba.

Sebagai Hashira Air, ia dikenal karena kepribadiannya yang pendiam, kemampuan bertarung luar biasa, dan peran penting dalam perjalanan Tanjiro Kamado.

>>> Cara Cek Perbedaan Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 pada 10 dan 20 Juli 2026

Di balik sikap dinginnya, Giyu menyimpan masa lalu penuh kehilangan yang membentuknya menjadi salah satu Pembasmi Iblis terkuat.

Berikut latar belakang, kekuatan, dan fakta menarik tentang Giyu.

Latar Belakang Tomioka Giyu

Masa kecil Giyu jauh dari kata bahagia. Keluarganya dibunuh oleh iblis, meninggalkan luka mendalam sejak usia dini.

Kakak perempuannya, Tsutako Tomioka, rela mengorbankan nyawa demi menyelamatkan Giyu dari serangan iblis. Pengorbanan itu terus membekas dalam hidupnya.

Setelah tragedi tersebut, Giyu berlatih menjadi Pembasmi Iblis di bawah bimbingan Sakonji Urokodaki, mantan Hashira Air. Di tempat pelatihan, ia bertemu Sabito yang menjadi sahabat sekaligus rival.

Dalam Seleksi Akhir, Sabito gugur setelah menyelamatkan peserta lain, termasuk Giyu. Peristiwa itu membuat Giyu dihantui rasa bersalah karena merasa tidak layak menjadi Hashira.

Meski begitu, ia terus melangkah dan akhirnya dipercaya menjadi Hashira Air.

Kekuatan Tomioka Giyu

Sebagai Hashira Air, kekuatan Giyu berpusat pada penguasaan tingkat tinggi Teknik Pernapasan Air. Teknik ini memungkinkannya menghasilkan serangan cepat, presisi, dan daya hancur besar.

Giyu menguasai seluruh bentuk Pernapasan Air dengan sempurna. Gerakannya terlihat sederhana, tetapi setiap tebasan dilakukan dengan perhitungan matang sehingga sulit diantisipasi lawan.

Ia juga memiliki refleks, kecepatan, dan daya tahan fisik di level tertinggi.

Selain teknik dasar, Giyu mengembangkan jurus ciptaannya sendiri, yaitu bentuk ke-11 yang disebut Dead Calm.