Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Mengakhiri Muharram dan Meluruskan Mitos Bulan Safar, Lengkap dengan Teks serta Amalannya
Ukuran Teks
Datangnya Islam melalui Rasulullah SAW secara tegas membabat habis kepercayaan thiyarah (merasa sial karena waktu, tempat, atau burung). Islam mengajarkan bahwa tidak ada satu pun waktu yang membawa kesialan secara inheren.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Bukhari:
Lā ‘adwā wa lā ṭiyarata wa lā hāmata wa lā ṣafar, wa firr minal-majdzūmi ka firārika minal-asad.Artinya: "Tidak ada penularan wabah (tanpa izin Allah), tidak ada thiyarah (merasa sial), tidak ada hamah (burung hantu sebagai pertanda sial), dan tidak ada kesialan pada bulan Safar. Menghindarlah dari penyakit kusta (lepra) sebagaimana engkau menghindar dari singa." (HR. al-Bukhari).
Dalam kitab ‘Umdâtul Qâri Syarhu Shahîhil Bukhâri, Badruddin ‘Aini menjelaskan bahwa pelarangan merasa sial di bulan Safar adalah bentuk penolakan terhadap tradisi Jahiliyah. Kesialan atau keberkahan suatu waktu sepenuhnya bergantung pada apa yang dilakukan manusia di dalamnya, bukan pada nama bulannya.
Rahasia Keberkahan Waktu: Ketaatan atau Kemaksiatan?
Lantas, apa yang membuat sebuah waktu menjadi berkah atau justru mendatangkan mudharat? Imam Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab monumentalnya, Lathaiful Ma’arif, memberikan sebuah kaidah emas yang sangat menenangkan hati:
Fa kullu zamānin syaghalahul-mu’mina biṭā‘atillāhi fa huwa zamānun mubārakun ‘alaih, wa kullu zamānin syaghalahul-‘abda bi ma‘ṣiyatillāhi fa huwa masy’ūmun ‘alaih.Artinya: "Maka, setiap zaman yang menyibukkan orang mukmin dengan melakukan ketaatan kepada Allah, maka zaman itu merupakan zaman yang diberkahi. Dan setiap zaman yang menyibukkan manusia dengan bermaksiat kepada Allah, maka zaman itu merupakan zaman yang tidak diberkahi (kesialan baginya)."
Dengan kaidah ini, dapat disimpulkan bahwa jika kita mengisi akhir Muharram dan awal Safar dengan ibadah, maka bulan tersebut adalah bulan yang sangat mulia. Sebaliknya, jika diisi dengan maksiat, maka bulan Muharram yang mulia pun bisa menjadi bulan yang "sial" bagi pelakunya.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-Hajj ayat 77:
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Mantan Menteri Inggris Ann Widdecombe Meninggal di Usia 78 Tahun
Jumat / 10-07-2026, 13:42 WIB
Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 600 Orang, Konflik dan Pemotongan Bantuan Perparah Krisis
Jumat / 10-07-2026, 13:40 WIB
7 Game Penghasil Uang Terbaik 2026, Saldo Dana Gratis Bisa Cair
Jumat / 10-07-2026, 13:40 WIB
Cara Cek Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026
Jumat / 10-07-2026, 13:39 WIB
Cha Woo Min Cedera Saat Syuting Study Group 2, Dilarikan ke Rumah Sakit
Jumat / 10-07-2026, 13:36 WIB
Coba Cari "Erling Haaland" di Google, Muncul Doodle Viking Interaktif
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
Menperin Tawarkan 180 Kawasan Industri ke Investor Rusia di INNOPROM 2026
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
Jampidsus Bantah Isu Mundur, Klaim Masih Dapat Perintah Selesaikan Perkara
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
Prabowo Luncurkan BBM B50, Ini Dampaknya pada Mobil Diesel
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
5 Fakta Menarik Jelang Spanyol vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
Apa Itu Intensive Parenting? Kenali Manfaat dan Risikonya
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
Kylian Mbappe Geser Lionel Messi dari Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 13:34 WIB
Bos Agrinas Buka Suara soal Keluhan Gaji Pengelola Kopdes Merah Putih
Jumat / 10-07-2026, 13:34 WIB
Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif TC Timnas Indonesia di Bali
Jumat / 10-07-2026, 13:29 WIB







