Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di divisi game Microsoft terus berlanjut. Kini giliran id Software, studio di balik waralaba Doom dan Wolfenstein, yang disebut mengalami dampak signifikan.

Menurut laporan Kotaku, tim pengembang engine id Tech kini hanya terdiri dari satu orang.

>>> McIlroy Desak PGA Tour Lindungi Scottish Open dari Format Baru

Engine ini merupakan teknologi khusus yang menjadi fondasi game-game ikonik seperti Quake, Wolfenstein, dan Doom sejak pertengahan 1990-an.

"Pengetahuan institusional sudah tidak ada lagi. id Tech sebagai teknologi mungkin sudah mati selamanya," ujar seseorang yang mengetahui situasi tersebut kepada Kotaku.

Meskipun engine ini sebagian besar digunakan untuk game internal, id Tech juga dipakai di game lain seperti Indiana Jones and the Great Circle dari MachineGames dan dua seri The Evil Within dari Tango Gameworks.

Namun, implementasi paling terkenal adalah pada game Doom modern.

Doom (2016), Doom Eternal, dan Doom: The Dark Ages sangat diandalkan pada engine ini untuk menghadirkan aksi tembak-menembak yang cepat dan memuaskan.

>>> Badai Parah dan Hujan Lebat Picu Peringatan Banjir di Wilayah Washington

Ketiga game tersebut dianggap sebagai salah satu first-person shooter terbaik dalam 20 tahun terakhir.

Laporan juga menyebutkan bahwa id Software memiliki kantor di Frankfurt, Jerman.

Ada kemungkinan beberapa staf di sana akan dilibatkan untuk membantu pemeliharaan id Tech, namun hal itu masih bersifat spekulatif.

Saat ini, Obsidian, id Software, Bethesda, dan studio lainnya dilaporkan terkena dampak PHK.

>>> Analis: Sony Tak Akan Membatalkan Rencana Hentikan Game Fisik PlayStation

Belum ada proyek yang mendapat lampu hijau di id Software, membuat studio tersebut berada dalam kondisi tidak menentu.