IDM menyatakan telah melakukan koordinasi intensif dengan kementerian, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan kawasan selama kunjungan kenegaraan berlangsung.

"Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan guna menyesuaikan kebutuhan standar pengamanan yang telah ditetapkan oleh negara.

Penyesuaian operasional di destinasi dilakukan secara dinamis mengikuti perkembangan kebutuhan di lapangan, sehingga seluruh rangkaian kunjungan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa mengurangi kualitas pengelolaan destinasi," jelas Gistang.

IDM mengimbau masyarakat dan wisatawan yang telah merencanakan kunjungan pada 7-8 Juli 2026 agar menyesuaikan jadwal perjalanan.

Informasi mengenai operasional kawasan dan layanan pengunjung dapat diperoleh melalui akun Instagram @prambananpark.

Selama empat tahun terakhir, IDM telah mendukung penyelenggaraan berbagai kunjungan kenegaraan di kawasan Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

IDM menilai penyelenggaraan agenda strategis tersebut semakin memperkuat posisi kedua destinasi sebagai lokasi kunjungan kenegaraan dan diplomasi budaya.

>>> Hari Ke-8 Kebakaran TPA Jatiwaringin, 192 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Hal ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap ekosistem pariwisata di kawasan Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Tengah.