Teks Khutbah Jumat: Menyantuni Anak Yatim di Bulan Muharram

Berikut adalah draf teks khutbah Jumat yang dapat digunakan oleh para khatib pada Jumat, 10 Juli 2026.
 

Khutbah Pertama

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِن سَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن
 
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، وَهُوَ أَصْدَقُ الْقَائِلِيْنَ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ:
 
فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِۗ وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْيَتٰمٰىۗ قُلْ اِصْلَاحٌ لَّهُمْ خَيْرٌۗ وَاِنْ تُخَالِطُوْهُمْ فَاِخْوَانُكُمْۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِۗ وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَاَعْنَتَكُمْ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ ۝٢٢٠
 
Maasyiiral Muslimin, Jamaah Shalat Jumat yang Dimuliakan Allah…
 
Segala puji bagi Allah Swt. yang telah melimpahkan berbagai macam kenikmatan; nikmat Islam, nikmat iman, hingga nikmat kesehatan, sehingga pada hari yang penuh berkah ini kita dapat memenuhi panggilan-Nya. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan kita selaku umatnya yang berharap syafaat beliau di yaumil akhir.
 
Mari bersama-sama meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan sebenar-benar takwa. Yaitu dengan senantiasa melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ingatlah, takwa adalah sebaik-baik bekal yang akan kita bawa untuk menghadap Allah kelak.
 
Hadirin Rahimakumullah…
 
Saat ini kita telah memasuki bulan Muharram, bulan yang istimewa dan mulia di sisi Allah. Sebagai bagian dari asyhurul hurum, umat Islam sangat dianjurkan untuk menunaikan ibadah dan amal saleh, karena pahala yang dijanjikan akan berlipat ganda dibandingkan bulan-bulan biasa.
 
Salah satu amalan yang paling ditekankan pada bulan ini, khususnya di hari Asyura (10 Muharram), adalah bersedekah dan menyantuni anak yatim. Sedekah bukan sekadar mengeluarkan harta, melainkan sebuah manifestasi kepedulian sosial untuk kemaslahatan umat. Dan tidak ada bentuk sedekah yang lebih menyentuh hati selain membahagiakan anak yatim.