"Infrastruktur tanpa sumber daya manusia yang siap memanfaatkan teknologi tidak akan mampu menghasilkan transformasi digital yang sesungguhnya," kata Rajeev.

Melalui Future Ready, XLSmart menargetkan menjangkau satu juta talenta muda melalui aplikasi Sisternet dan situs Future Ready.

Perusahaan juga menargetkan 10.000 sertifikat pelatihan dan membantu 1.000 peserta memperoleh magang atau pekerjaan.

Program ini menggandeng mitra strategis seperti ZTE dan Eka Tjipta Foundation. Ke depan, XLSmart berencana memperluas kolaborasi dengan perusahaan, institusi pendidikan, penyedia teknologi, komunitas, dan mitra rekrutmen.

Merza juga menekankan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari pengembangan talenta nasional. Menurutnya, dunia kerja masa depan harus memberikan kesempatan setara agar lebih banyak perempuan berkontribusi di sektor teknologi.

>>> Crunchyroll Umumkan Akuisisi Baru di Anime Expo 2026

Bagi XLSmart, transformasi digital tidak hanya tentang membangun jaringan, tetapi juga memastikan masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara produktif untuk belajar, bekerja, dan menciptakan peluang ekonomi baru.