Singkatnya, kontroler memerlukan Bluetooth "klasik" atau BLE agar bisa bekerja dengan adapter konsol retro. Hanya Xbox One gamepad versi ketiga (model 1797) yang kompatibel karena menggunakan BLE.

Bahkan kontroler dengan protokol nirkabel lain bisa menimbulkan hambatan kompatibilitas, seperti Switch 2 controller yang menggunakan BLE tetapi dimodifikasi Nintendo untuk memblokir perangkat lain.

Kabar baiknya, selama gamepad menggunakan Bluetooth, ada solusi. Saya sudah berhasil menggunakan Switch 2 GameCube controller dengan adapter Bluetooth Blueretro berkat pembaruan open-source yang cepat.

Alternatifnya, ada kontroler nirkabel khusus yang dilengkapi adapter 2.4GHz, yang langsung terhubung ke port OG dan menerjemahkan sinyal ke pinout konsol.

>>> Muse Asia Lisensi Anime The World's Strongest Rearguard, Episode 1 Sudah Tayang

Hal di atas berlaku jika Anda bermain secara nirkabel.

Jika lebih suka kontroler berkabel, Anda bisa menggunakan adapter khusus, tetapi pilihannya lebih terbatas dibandingkan Bluetooth atau kontroler 2.4GHz dengan dongle sendiri.

Dongle, Adapter, dan Retro Receiver

Setelah memiliki kontroler Bluetooth atau kontroler khusus untuk sistem lama, langkah selanjutnya adalah menyinkronkan.

Jika gamepad Anda termasuk kategori kedua, seperti Retro Fighters Hunter untuk Xbox atau 8Bitdo M30 2.4GHz, Anda tetap harus memasangkannya ke dongle dengan cara yang sama seperti opsi Bluetooth standalone.

Fokus utama adalah sisi Bluetooth, karena Anda perlu adapter yang tepat untuk konsol.

Dua merek utama adalah 8Bitdo dan Blueretro, yang membuat berbagai dongle untuk sebagian besar sistem mainstream.

Meski ada celah dan ketersediaan tidak merata, sebagian besar konsol besar memiliki opsi receiver atau gamepad modern.

Prinsip pemasangan di semua adapter yang saya coba sama: setiap dongle biasanya memiliki tombol sinkronisasi untuk menemukan kontroler saat dalam mode pairing.