Untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun, ia tidak menjalani dialisis.

>>> Fenomena Udang Naik ke Daratan: Sinyal Gangguan Ekosistem Sungai

Namun pada 4 April 2025, dokter mengangkat organ tersebut setelah tubuhnya mulai menolak. Penolakan dipicu oleh pengurangan sementara obat anti-penolakan yang diresepkan untuk mengobati infeksi yang tidak terkait.

Looney kembali ke Alabama dan menjalani dialisis lagi.

"Meskipun hasilnya bukan yang diinginkan, saya tahu banyak yang dipelajari dari 130 hari saya dengan ginjal babi," katanya dalam pernyataan.

Dokter bedahnya, Dr. Robert Montgomery, menyebut kasus ini sebagai kemajuan nyata bagi bidang ini meskipun ada kemunduran.

Jalan ke Depan: Uji Klinis dan Produksi Massal

FDA mengizinkan United Therapeutics pada awal 2025 untuk meluncurkan uji klinis multisenter formal. Uji coba akan dimulai dengan enam pasien dan dapat diperluas hingga 50 pasien.

Perusahaan juga merencanakan fasilitas produksi skala industri.

Setiap fasilitas diperkirakan menelan biaya 1 hingga 2 miliar dolar AS, sepuluh kali lipat dari ukuran fasilitas saat ini.

United Therapeutics membayangkan harga jual sekitar 1 juta dolar AS per ginjal, sebanding dengan biaya dialisis selama satu dekade di AS.

Sosiolog Prancis Catherine Remy, penulis buku Hybrides, mengangkat pertanyaan etis tentang model ini.

Ia menunjukkan ketegangan antara kedekatan biologis organ babi dan manusia dengan pendekatan industri yang memperlakukan hewan donor sebagai suku cadang yang dapat dipertukarkan.

Ayares memiliki pandangan berbeda. "Ratusan juta babi digunakan setiap tahun sebagai makanan," katanya.

>>> 5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt

"Saya berpendapat bahwa ini adalah panggilan yang jauh lebih tinggi bagi organ babi untuk digunakan dalam transplantasi."