Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara serah terima jabatan enam kepala kepolisian daerah sebagai bagian dari rotasi pejabat di lingkungan Polri. Prosesi tersebut berlangsung pada Sabtu dan menjadi bagian dari penyegaran organisasi di tingkat kewilayahan.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir menjelaskan pergantian jabatan dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang," ujar Johnny dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Ia menambahkan, mutasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim diterapkan dalam organisasi. Selain menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia, rotasi tersebut juga ditujukan untuk memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai wilayah.

>>> Sering Cekcok Sebelum Pembunuhan, Pacar Gadis di Lumajang Jadi Tersangka

Daftar Enam Kapolda yang Dilantik

  • Irjen Ruddi Setiawan dipercaya menjabat Kapolda Aceh menggantikan Irjen Marzuki Ali Basyah.
  • Irjen Djati Wiyoto Abadhy diangkat sebagai Kapolda Sumatera Barat menggantikan Komisaris Jenderal Gatot Tri Suryanta.
  • Irjen Pipit Rismanto menjabat Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Rudi Setiawan.
  • Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar ditunjuk sebagai Kapolda Kalimantan Barat menggantikan Irjen Pipit Rismanto.
  • Irjen Agus Wijayanto mengemban tugas sebagai Kapolda Kalimantan Utara menggantikan Irjen Djati Wiyoto Abadhy.
  • Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru dipercaya memimpin Polda Papua Barat Daya menggantikan Brigjen Gatot Haribowo.

Rotasi tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi Polri untuk memastikan kepemimpinan di tingkat daerah berjalan selaras dengan kebutuhan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.