Kasus pembunuhan seorang perempuan berinisial MTA (22) di Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, mulai menemukan titik terang. Polisi telah menetapkan Ari (18), yang merupakan kekasih korban, sebagai tersangka setelah penyelidikan mengarah pada keterlibatannya dalam kematian korban.

MTA ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah lama milik orang tuanya pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ditemukan, korban berada di dalam kamar tanpa busana dengan sejumlah luka yang mengindikasikan adanya tindak kekerasan.

Hubungan Korban dan Pelaku Sering Diwarnai Perselisihan

>>> 50+ Nama ML Aesthetic Singkat untuk Semua Role, dari Mage sampai Tank

Keluarga mengetahui hubungan Ari dan MTA sejak Agustus 2025. Keduanya berkenalan saat perayaan karnaval Agustusan dan menjalin hubungan selama hampir satu tahun.

Menurut paman korban, Saniman, beberapa warga pernah menyaksikan korban dan pelaku terlibat pertengkaran sebelum peristiwa pembunuhan.

"Sempat cekcok adu mulut antara korban dan pelaku itu, tidak tahu masalahnya apa. Itu sebelum kejadian," ujar Saniman.

Selama ini keluarga justru lebih mengkhawatirkan keselamatan MTA saat pulang bekerja pada malam hari dibanding ancaman dari orang terdekatnya.

"Takut kena apa di jalan, takut kena begal. Tapi kalau sama pacarnya tidak. Masak tega pacarnya, wong sama-sama cinta. Mana mungkin sampai melakukan kayak gini, prediksi saya seperti itu," katanya.

>>> Kartu Merah Quansah, Kane Bawa Inggris Ungguli Meksiko 3-1

Pertengkaran Terjadi Setelah Berhubungan Intim

Penyidik mengungkapkan, Ari dan korban sempat makan bersama di wilayah Kecamatan Lumajang pada Kamis (2/7/2026) malam. Setelah itu keduanya menuju rumah lama orang tua korban.

Di lokasi tersebut, mereka sempat melakukan hubungan intim sebelum akhirnya terjadi pertengkaran.