Microsoft resmi memperkenalkan WSL Containers pada ajang Build 2026. Fitur baru ini memungkinkan pengguna menjalankan Linux container langsung melalui Windows Subsystem for Linux (WSL).

Kehadiran fitur ini membuat developer tidak lagi harus mengandalkan Docker Desktop sebagai container runtime untuk beberapa kebutuhan.

>>> Jadwal Program Televisi Selasa, 7 Juli 2026 di ANTV, GTV, Indosiar, MDTV, Metro TV, MNCTV, RCTI, SCTV, Trans 7, Trans TV dan TVONE ada Film Bioskop Greenland dan First Kill (2017) serta Link Nonton

WSL Containers saat ini masih berstatus Preview dan hanya tersedia melalui versi pre-release WSL.

Langkah Instalasi WSL Containers

Sebelum memulai, pastikan WSL sudah terpasang di Windows 11. Jika belum, jalankan perintah wsl --install di terminal.

Langkah pertama, update WSL ke versi preview dengan perintah wsl --update --pre-release. Windows akan mengunduh versi terbaru yang mendukung WSL Containers.

Setelah selesai, restart WSL menggunakan perintah wsl --shutdown. Kemudian verifikasi versi WSL dengan wsl --version untuk memastikan sudah menggunakan versi terbaru.

>>> Rupiah Melemah ke Rp17.996 per Dolar AS, Sejalan dengan Tekanan Mata Uang Asia

Selanjutnya, pastikan WSL Containers sudah aktif dengan mengetik wslc --help. Jika muncul keterangan Usage: wslc xxx, berarti instalasi berhasil.

Apa Itu wslc dan Keunggulannya

wslc adalah command baru untuk mengelola Linux container langsung melalui WSL. Perintah ini mirip dengan Docker sehingga mudah digunakan oleh developer.

Keunggulan WSL Containers meliputi dukungan VirtioFS yang meningkatkan performa akses file hingga dua kali lebih cepat, dukungan networking yang mengikuti konfigurasi jaringan Windows, serta manajemen RAM yang lebih efisien.

>>> Harga Emas Antam di Pegadaian Stabil pada 6 Juli 2026, Berikut Daftar Harga Terbaru

Meski masih Preview, Microsoft berencana menjadikan WSL sebagai platform container bawaan Windows tanpa perlu aplikasi tambahan seperti Docker Desktop.