Seorang gadis berusia 11 tahun harus hidup dengan peluru yang bersarang di kepalanya setelah menjadi korban tembakan di area parkir McDonald's di Hallandale Beach, Florida, pada 27 Juni lalu.

Menurut penggalangan dana GoFundMe yang diinisiasi rekan kerja ayahnya, dokter memutuskan tidak mengangkat peluru saat ini karena tindakan tersebut justru bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

>>> Donna Kelce Pulang Usai Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce

Peristiwa bermula ketika keluarga tersebut singgah untuk makan siang. Sang ayah, Oscar, menunggu di mobil bersama ketiga anaknya sementara istrinya masuk memesan makanan.

Tiba-tiba terjadi baku tembak antara orang lain di area parkir. Oscar terkena tembakan di kaki, sementara putrinya tertembak di kepala.

Dua anak lainnya selamat secara fisik, namun menyaksikan kejadian mengerikan itu.

>>> Kakak Pemain Chiefs Tangkap Buket Pernikahan Taylor Swift

Oscar kini sudah diperbolehkan pulang dan menjalani pemulihan di rumah. Namun, putrinya masih menjalani perawatan medis khusus.

Meski kondisinya dilaporkan stabil, proses pemulihan diperkirakan panjang.

Keluarga kini menghadapi tagihan medis yang terus membengkak, biaya rehabilitasi, kehilangan pendapatan, serta kebutuhan sehari-hari. Mereka juga harus membantu ketiga anak memproses trauma yang dialami.

>>> Persib Bandung Resmi Rekrut Ragnar Oratmangoen dengan Kontrak Tiga Tahun

Apa yang awalnya hanya rencana makan siang sederhana berubah menjadi mimpi buruk yang panjang bagi keluarga tersebut.