LYON, juara LCS Amerika Utara, melaju ke putaran kedua upper bracket Mid-Season Invitational (MSI) 2026 setelah menyapu bersih FURIA Esports dari Brasil dengan skor 3-0.

Pertandingan berlangsung di Daejeon Convention Center, Korea Selatan, pada 4 Juli 2026.

>>> Aplikasi Penghasil Uang Rp100 Ribu Saldo Dana, Benarkah Ada?

Kemenangan ini sekaligus memutus rekor tak terkalahkan FURIA selama 8-0 melawan tim Amerika Utara di ajang Riot.

LYON memenangkan game pertama dalam 44 menit di sisi merah, lalu game kedua dalam 38 menit dan game ketiga dalam 28 menit di sisi biru.

Kacper 'Inspired' Sloma menjadi motor kemenangan LYON dengan catatan 18 kill, 7 death, dan 36 assist sepanjang tiga game.

Jalannya Pertandingan

Di game pertama, FURIA unggul awal dan mengamankan Dragon Soul. Namun, LYON mampu menstabilkan teamfight di fase akhir untuk membalikkan keadaan dan merebut peta.

>>> Mobile Legends Masih Rajai Game Mobile Indonesia 2026, Free Fire dan Roblox Tertinggal

Game kedua berlangsung sengit dengan FURIA mengumpulkan kill lewat skirmish. LYON tetap unggul dalam macro play dan kontrol objektif untuk membangun keunggulan emas tipis dan menutup pertandingan.

Game ketiga berjalan imbang hingga LYON mengamankan tiga kill cepat di mid lane, menghancurkan menara tier-1 pertama, dan merebut Baron di menit ke-20 untuk mendorong Nexus.

Dengan hasil ini, LYON maju ke upper bracket menghadapi Bilibili Gaming yang sebelumnya mengalahkan T1 3-2.

>>> Pakaian Musim Panas yang Adem dan Stylish untuk Lawan Cuaca Panas

Sementara itu, FURIA turun ke lower bracket dan harus memenangkan semua pertandingan tersisa untuk bertahan di turnamen berhadiah $2 juta ini.