Apa Itu Encopresis? Kondisi Gangguan Buang Air Besar yang Bisa Terjadi Saat Olahraga Intens
Perbincangan di media sosial belakangan ini menyoroti dugaan seorang peserta Hyrox di Jakarta mengalami insiden buang air besar tidak sengaja saat bertanding. Unggahan tersebut memicu rasa penasaran publik mengenai kondisi yang dikenal sebagai encopresis atau inkontinensia tinja.
Isu itu mencuat setelah sebuah unggahan di Threads memperlihatkan foto yang diduga menunjukkan noda pada mesin rower. Hingga kini belum ada kepastian apakah foto tersebut benar berkaitan dengan insiden buang air besar saat perlombaan.
Apa Itu Encopresis?
Encopresis merupakan kondisi ketika seseorang berulang kali mengeluarkan feses tanpa disadari hingga mengotori pakaian. Keadaan ini umumnya terjadi karena penumpukan tinja di usus besar dan rektum.
Ketika usus sudah terlalu penuh, feses yang lebih cair dapat merembes melewati gumpalan tinja yang tertahan. Kebocoran inilah yang kemudian menyebabkan noda pada pakaian.
>>> 4 Bedak Padat Tahan 12 Jam, Bikin Makeup Flawless dan Bebas Kilap
Olahraga Intens Berpotensi Memicu Gangguan Pencernaan
Menurut konsultan gastroenterologi dan hepatologi dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, aktivitas fisik dengan intensitas sangat tinggi memang dapat meningkatkan risiko gangguan saluran cerna, termasuk kebocoran tinja pada kondisi tertentu.
"Aktivitas fisik yang berat dan berintensitas sangat tinggi dapat memicu masalah pencernaan. Akibat aktivitas ini aliran darah tubuh akan dialihkan dari organ tubuh lainnya menuju ke otot yang bekerja keras," kata dr Aru.
Ia menjelaskan, guncangan pada area perut saat berlari serta tekanan yang muncul selama aktivitas fisik dapat memengaruhi kestabilan kerja usus. Risiko tersebut dapat meningkat apabila peserta mengonsumsi makanan atau gel energi yang belum tercerna dengan baik.
"Selain itu, goncangan di perut akibat lari dan tekanan, sewaktu melakukan aktivitas fisik menyebabkan gangguan kestabilan usus apalagi ditambah dengan konsumsi makanan yang tidak dicerna dengan baik seperti gel energi akan menambah kemungkinan terjadinya cepirit," ujarnya.
Cara Mengurangi Risiko Saat Mengikuti Hyrox
Untuk menekan kemungkinan gangguan pencernaan selama lomba, peserta disarankan memperhatikan pola makan sebelum bertanding. Asupan yang terlalu tinggi serat sebaiknya dihindari menjelang perlombaan, disertai pemenuhan kebutuhan cairan yang cukup.
"Sebaiknya mengonsumsi makanan yang tidak tinggi serat dan cukup cairan pada waktu sebelum dan saat melakukan kegiatan Hyrox perlu diperhatikan," tandasnya.
Update Terbaru
Alexandra Eala dan Elise Mertens Kejutkan Unggulan Teratas di Wimbledon
Senin / 06-07-2026, 03:21 WIB
Peacock Siarkan Final Seri Tigers vs Rangers di Star-Spangled Sunday
Senin / 06-07-2026, 03:21 WIB
Astros dan Rays Tentukan Pemenang Seri di Daikin Park
Senin / 06-07-2026, 03:21 WIB
Sheamus Tolak Perpanjangan Kontrak WWE, Bersiap Jadi Free Agent
Senin / 06-07-2026, 03:21 WIB
Felix Auger-Aliassime ke Perempat Final Wimbledon Usai Kalahkan Davidovich Fokina
Senin / 06-07-2026, 03:21 WIB
Perdana Menteri Jepang Beralih ke SUV Mewah Toyota Century
Senin / 06-07-2026, 03:18 WIB
Jepang Siapkan Kereta Premium dari Bandara Narita ke Haneda Mulai 2028
Senin / 06-07-2026, 03:17 WIB
Clevatess Season 2 Siap Tayang 8 Juli, Rilis Trailer dan Tambahan Pengisi Suara
Senin / 06-07-2026, 03:15 WIB
20 Anime Mage Terkuat Sepanjang Masa, Julius Novachrono hingga Madoka
Senin / 06-07-2026, 03:15 WIB
Saitama vs Justice League: 6 Pahlawan DC yang Dikalahkan dan 6 yang Bisa Mengalahkannya
Senin / 06-07-2026, 03:15 WIB
LLDikti Wilayah III Buka Magang Mahasiswa 2026, Ada Posisi Konten Kreator dan Desainer Grafis
Senin / 06-07-2026, 03:14 WIB
Kenegarawanan Jokowi Dipertanyakan Usai Laporkan Dokter Tifa
Senin / 06-07-2026, 03:14 WIB
Eks Wamenlu: Iran Kecewa Indonesia Tak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei
Senin / 06-07-2026, 03:14 WIB
Respons Jokowi Soal Ijazah Picu Perbandingan dengan Kasus SBY
Senin / 06-07-2026, 03:14 WIB







