Prancis berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Paraguay dengan skor tipis melalui penalti.

Namun, kemenangan itu tidak diraih dengan mudah. Suhu ekstrem mencapai 37 derajat Celcius di Stadion Philadelphia menjadi kendala utama bagi performa Les Bleus.

>>> Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Targetkan Gelar Juara

Didier Deschamps mengakui bahwa panas sangat memengaruhi permainan timnya. "Panas pasti punya dampak.

Pertandingan menjadi lebih sulit," ujarnya usai laga.

Pada babak pertama, separuh lapangan terpapar langsung sinar matahari, memperlambat tempo permainan. Memasuki babak kedua, suhu mulai turun dan Prancis bisa meningkatkan intensitas serangan.

Gol penentu lahir dari titik putih pada menit ke-70 yang dieksekusi sempurna oleh Kylian Mbappe. Meski menang, Deschamps tetap mengkritik efektivitas serangan timnya.

"Kami seharusnya bisa bermain lebih cepat," tegasnya. Ia juga menyoroti konversi peluang yang masih perlu ditingkatkan.

>>> Profil Hj. Endang Kurniasih Istri Syah Afandin Bupati Langkat yang Terkena OTT KPK: Umur, Agama dan Akun IG

Pertandingan diwarnai ketegangan dan benturan fisik antarpemain. Deschamps menilai hal itu wajar dalam laga hidup-mati dan mencerminkan determinasi tinggi.

"Itu pertandingan yang sulit. Laga yang fokus dan agresif.

Itulah kenapa saya sangat senang dengan hasil ini. Kami lolos ke perempat final," katanya.

Selanjutnya, Prancis akan menghadapi Maroko di Stadion Boston. Deschamps mewaspadai kekuatan lawan yang tampil impresif dengan menggilas Kanada 3-0.

>>> Cara Cek Saldo 3 Bansos PKH di Rekening BNI yang Cair Merata 2026

"Maroko salah satu tim terbaik di turnamen ini. Kami sudah menghadapi mereka di Piala Dunia 2022 dan melihat performa mereka di Piala Afrika," tutupnya.