KPK Sita 55 Kg Platinum Senilai Rp40 Miliar dari Mobil Bupati Langkat
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti fantastis dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Langkat, Syah Afandin alias Ondim.
Penyidik menemukan 55 keping logam mulia jenis platinum dengan total berat 55 kilogram di dalam mobil milik tersangka.
>>> Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.670.000 per Gram, Cek Rincian Lengkap
Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengungkapkan bahwa puluhan kilogram platinum tersebut ditemukan saat tim menyergap mobil Ondim pada Kamis (2/7/2026).
"Tim menemukan 55 keping logam platinum dengan total berat kurang lebih 55 kilogram di mobil SAF (Syah Afandin)," kata Taufik.
Berdasarkan taksiran awal, harga per keping logam mulia tersebut diperkirakan menembus Rp900 juta. Dengan demikian, total nilai 55 kg platinum yang disita ditaksir mencapai Rp40 miliar.
Meski demikian, KPK menegaskan bahwa angka tersebut masih berupa estimasi.
Penyidik akan segera memanggil tim ahli untuk memastikan keaslian logam mulia tersebut, sekaligus mencecar Syah Afandin terkait asal-usul kepemilikannya.
>>> 5 Fashion Item Basic yang Wajib Dimiliki Wanita, Jangan Asal Belanja!
"Terkait keasliannya kami akan meminta ahli, mungkin dari Antam atau Pegadaian, yang memiliki kompetensi untuk memastikan apakah barang itu asli atau tidak," jelas Taufik.
Barang Bukti Lain yang Diamankan
Selain platinum, KPK juga mengamankan sejumlah uang tunai yang diduga kuat sebagai pemulus suap proyek di Kabupaten Langkat.
Rinciannya meliputi uang tunai rupiah Rp100 juta, mata uang asing SGD 66.950 dan RM 11.518, serta uang tunai tambahan Rp244,7 juta.
Total keseluruhan uang tunai di luar platinum mencapai Rp1,22 miliar. Dua rekening bank atas nama Syah Afandin dengan total saldo Rp2,27 miliar juga resmi dibekukan.
KPK juga mengamankan sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik yang diyakini bakal membuat terang perkara ini.
>>> Maudy Ayunda Ungkap Tips Atasi Stres Lewat Mandi dan Pakai Body Lotion
Saat ini, penyidik masih terus mendalami aliran dana dan keterlibatan pihak lain dalam pusaran kasus suap tersebut.
Update Terbaru
Penonton Film Korea Melonjak 75 Persen pada Semester I
Minggu / 05-07-2026, 12:58 WIB
Cara Cek Saldo 3 Bansos PKH di Rekening BNI yang Cair Merata 2026
Minggu / 05-07-2026, 12:50 WIB
Cara Optimalkan 9 Fitur Rahasia WhatsApp 2026 untuk Chat Aman dan Cepat
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Bripda Nopandri Ditemukan Tewas Usai Hilang saat Penggerebekan Narkoba
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Maroko Ancaman Serius bagi Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Kunjungan PM Singapura, Polisi Atur Lalu Lintas di 8 Ruas Jalan Jakarta
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Jadwal Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Kembang Api Meriahkan Langit New York Rayakan HUT ke-250 AS
Minggu / 05-07-2026, 12:47 WIB
Ketum Viking: Terkejut dengan Rekrutan Anyar Persib, Notsuda dan Ragnar
Minggu / 05-07-2026, 12:47 WIB
Harga HP Naik Terus, David Gadgetin Ungkap Waktu Terbaik Ganti Ponsel Baru
Minggu / 05-07-2026, 12:47 WIB
Brandon Woodruff Cedera Bahu Lagi, Brewers Kalah dari Diamondbacks
Minggu / 05-07-2026, 12:43 WIB
12 Drama Korea Baru Tayang Juli 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
Minggu / 05-07-2026, 12:43 WIB
Penembakan di Westgate Glendale, Pelaku Masih Buron
Minggu / 05-07-2026, 12:42 WIB
Kembang Api di BMO Stadium Meledak ke Arah Penonton, Evakuasi Dilakukan
Minggu / 05-07-2026, 12:42 WIB







