Fosil Dinosaurus Pertama Antartika Teridentifikasi Setelah 40 Tahun di Laci
Sebuah fosil yang tersimpan dalam laci koleksi selama puluhan tahun akhirnya teridentifikasi sebagai bagian kerangka dinosaurus pertama yang pernah ditemukan di Antartika.
Fosil tulang belakang (vertebra) ini ditemukan pada tahun 1985 oleh tim ekspedisi British Antarctic Survey (BAS). Awalnya, fosil hanya dianggap sebagai milik reptil besar biasa.
>>> Satgas PRR Ungkap Alasan Dana Stimulan Renovasi Rumah Perlu Naik
Setelah puluhan tahun di gudang, fosil ini menarik perhatian Mark Evans, ahli paleontologi sekaligus manajer koleksi geologi di BAS.
"Bentuknya terlihat tidak biasa, jadi saya hanya perlu memastikan apakah dugaan saya benar," kata Evans.
Fosil itu ternyata milik seekor Titanosaurus, kelompok dinosaurus herbivora berleher panjang pemakan tumbuhan (sauropoda). Menurut Natural History Museum, bobot rata-rata kelompok dinosaurus ini bisa mencapai 15 metrik ton.
Spesimen terbesar yang pernah diketahui diperkirakan memiliki panjang sekitar 37 meter dengan berat mencapai 63,5 metrik ton.
Namun, fosil tulang belakang yang ditemukan berasal dari dinosaurus remaja atau dewasa berukuran kecil.
Tulang dengan diameter sekitar 10 sentimeter menunjukkan panjang tubuh hewan ini diperkirakan hanya sekitar 6 hingga 7 meter.
"Tulang ini tersimpan di laci koleksi selama puluhan tahun sampai penelitian baru mengungkap jati diri aslinya," kata Matthew C.
Lamanna, kurator paleontologi vertebrata di Carnegie Museum of Natural History.
>>> Honda Monkey 2026 Hadir dengan Warna Baru, Harga Rp88 Juta
Sejarah Penting
Paul Barrett, peneliti utama Natural History Museum, mengatakan bahwa fosil ini memiliki tempat yang sangat penting dalam sejarah penjelajahan Antartika sebagai fosil dinosaurus pertama yang ditemukan di benua tersebut.
Dinosaurus pemilik tulang ini hidup sekitar 82 juta tahun yang lalu, pada periode Kapur Akhir (Late Cretaceous).
Update Terbaru
Biohacker Gagal Operasi Lobster untuk Kendalikan AI, Akhirnya Mati
Jumat / 03-07-2026, 20:06 WIB
Roman Safiullin Kalahkan Joao Fonseca di Wimbledon, Lolos ke Babak Keempat
Jumat / 03-07-2026, 20:06 WIB
Nasib Aktor China Xu Peng Berubah Drastis gegara AI, Kini Jual Sayur di Pasar
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Film G.I. Joe ala Danny McBride Dikabarkan Mulai Syuting Tahun Depan
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Apakah Konsol Generasi Baru Masih Dibutuhkan?
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Otoritas Tasmania Peringatkan Publik Jaga Jarak dari Neil si Anjing Laut
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Iran Gelar Pemakaman Enam Hari untuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Ocasio-Cortez Dukung Abdul El-Sayed di Pemilihan Senat Michigan
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Ohio Laporkan 177 Kasus Parasit Cyclosporiasis di 43 Wilayah
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Arus Masuk ETF Bitcoin Spot AS Tembus 200 Juta Dolar per Hari
Jumat / 03-07-2026, 19:57 WIB
Laporan Guardian Ungkap Kesenjangan Nyeri Berdasarkan Etnis, Ini Solusinya
Jumat / 03-07-2026, 19:57 WIB
ITSB Pacu Transformasi Menuju Research University, Targetkan 2.500 Mahasiswa Akhir 2026
Jumat / 03-07-2026, 19:56 WIB
Cara Investasi Reksadana untuk Pemula 2026: Modal Mulai Rp 10.000
Jumat / 03-07-2026, 19:56 WIB
Setelah Pakai Galaxy Z Flip 7, Saya Tak Akan Beli Flip 8 Jika Samsung Tak Perbaiki Ini
Jumat / 03-07-2026, 19:56 WIB






