Ohio mencatat 177 kasus infeksi parasit usus cyclosporiasis yang tersebar di 43 county, menurut laporan Dinas Kesehatan Ohio (ODH) pada 2 Juli 2026.

Sebanyak 171 dari kasus tersebut terjadi pada Juni, dengan mayoritas infeksi dilaporkan sejak 20 Juni.

>>> Arus Masuk ETF Bitcoin Spot AS Tembus 200 Juta Dolar per Hari

Lucas County menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yaitu 30 kasus, disusul Wood County dengan 20 kasus.

Lonjakan ini mengikuti laporan dari Michigan yang mencatat lebih dari 225 kasus di 21 county, serta pembaruan federal dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang melacak 145 kasus di 17 negara bagian antara 1 Mei hingga 16 Juni.

Penyelidikan Sumber Wabah

ODH dan dinas kesehatan setempat tengah mewawancarai pasien untuk mengidentifikasi asal penyakit gastrointestinal ini, yang biasanya terkait dengan makanan atau air yang terkontaminasi tinja.

Di Amerika Serikat, wabah parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis sebelumnya sering dikaitkan dengan berbagai jenis produk segar.

>>> Laporan Guardian Ungkap Kesenjangan Nyeri Berdasarkan Etnis, Ini Solusinya

"ODH dan dinas kesehatan daerah bekerja sama dengan mitra negara bagian tetangga, termasuk Michigan, serta mitra federal untuk menyelidiki.

Ini termasuk melakukan wawancara untuk membantu mengidentifikasi potensi paparan umum. Sampai saat ini, belum ada sumber yang dikonfirmasi," kata Ken Gordon, juru bicara ODH.

Gejala dan Pengobatan

Penyakit ini menyebabkan gejala seperti diare eksplosif, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, kram, kembung, mual, dan kelelahan, yang biasanya muncul sekitar seminggu setelah infeksi.

>>> ITSB Pacu Transformasi Menuju Research University, Targetkan 2.500 Mahasiswa Akhir 2026

Meskipun kondisi ini dapat sembuh sendiri pada individu sehat, CDC merekomendasikan pengobatan dengan antibiotik sulfonamida trimetoprim-sulfametoksazol, yang dipasarkan dengan merek seperti Bactrim, untuk mencegah gejala berlangsung selama beberapa minggu.